Workshop Pembelajaran Daring Ruang Kelas Media Berbasis Multimedia SMPN 1 Negeri Cluring


BANYUWANGI, JATIM, BN-Workshop pembuatan media pembelajaran Daring Ruang Kelas berbasis multimedia di aula SMPN 1 Cluring, Sabtu (29/8) pukul 07.00 Wib.
Kegiatan workshop dihadiri oleh istri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiadani Azwar Anas sekaligus membuka workshop didampingi Dispendik Banyuwangi, MKKS SE – Banyuwangi, dan guru dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus covid-19.
Workshop ini mengundang pemateri dari tim ahli ruang kelas daring berbasis multimedia.
Kepala sekolah Supriyono mengatakan Ibu Ipuk Fiestiadani Azwar Anas membuka acara workshop pembelajaran daring berbasis multimedia ruang kelas hingga selesai, setelah itu ia mendampingi Dispendik Suratmo cek kawasan lingkungan sekolah.
Dari tim ahli pemateri mengawali kegiatan workshop dengan brifing terlebih dahulu.
Pada kesempatan itu tim ahli multi media menyampaikan perlunya pengalaman nilai-nilai budaya kerja Dispendik Banyuwangi bagi guru dan pegawai. Salah satu nilai yang dimaksud adalah inovasi. Inovasi mememiliki makna bahwa seorang guru hendaknya mampu berinovasi menciptakan sebuah metode, model, atau media pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.
“Kami memandang perlu diadakannya pelatihan pembuatan media ruang guru/ruang kelas guna menunjang kelancaran proses pembelajaran jarak jauh berbasis daring ini. Para guru dalam waktu sehari akan dilatih mengoperasikan e-elearning mata pelajaran smp dalam pembelajaran, membuat video power point yang direkam menggunakan aplikasi fastune dan membuat video pembelajaran menggunakan aplikasi kine master,” ujarnya salah satu nara sumber pemateri.
Secara bergiliran dari tim narasumber yang berasal dari intern ahlinya itu menyampaikan dengan penuh semangat dan percaya diri.
“Dalam pelatihan ini, para guru akan berlatih membuat kelas, mengupload bahan ajar, melakukan penilaian, dan sebagainya,” tambahnya.
Narasumber selanjutnya menerangkan dan mempraktikkan proses perekaman video dari power point dengan menggunakan aplikasi fastune.
“Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan degan aplikasi fastune ini. Di antaranya dengan merekam suara, memotong gambar, menangkap layar secara scroll, dan membuat video,” tuturnya.
Sementara Kasek Supriyono menambahkan Pelatihan ditutup oleh tim selaku narasumber materi pembuatan video menggunakan aplikasi kine master. Setelah menceritakan proses pembuatan video secara garis besar, peserta segera diminta untuk praktik membuat video, mengedit, dan mengekspor, dan menguploadnya pada youtube.
“Alhamdulillah saya menjadi semangat karena guru-guru juga mengikuti dengan semangat. Produk yang dibuat akan saya kumpulkan menjadi media pembelajaran yang dapat digunakan kapan saja,” pungkas Supriyono. (Jojo BN)


