BANYUWANGIJATIM

Proyek Pembangunan Talud Pantai Watu Dodol Banyuwangi, Di Targetkan Desember 2021 Harus Selesai

BANYUWANGI, bidiknasional.com – Tahun 2021 Dinas Kebudayaan Pariwisata Banyuwangi sedang melakukan kegiatan proyek pembangunan Talud, lokasinya di sekitar selatan Wisata Watu Dodol ikut Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi.

Untuk memastikan adanya kegiatan pembangunan Talud tersebut, Kepala Biro bidiknasional.com Banyuwangi mencoba menghubungi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata MY. Bramuda, dan ditemui Kepala Bidang Produk Pariwisata Edy Mulyono.

Kemudian Edy Mulyono menjelaskan ” Benar mas, ada pembanguan DTW (Daerah Tujuan Wisata) yang didanai dari DAK Pusat (Dana Alokasi Khusus) sejak Tahun 2019. Adapun pekerjaannya antara lain Pembanguan Talud dan Pembangunan Gedung tempat UMKM,”ungkapnya.

Mengapa harus pembangunan Talud, Edy menerangkan,” karena ditempat itu lahan tanah pantainya sudah mulai terkikis dan kalau dibiarkan saja maka lama kelamaan laut akan erosi mengikis jalan, sehingga tujuan  dibangunkan Talud adalah agar tanah sekitar pantai saat dihamtam gelombang laut ditangkis Talud/ Tanggul, sehingga tanah sekitar pantai tidak terkikis habis juga untuk menyelamatkan tanah diatasnya ” Jelasnya. Kamis (30/9/2021)

Lanjut Kabid Produk Pariwisata Edy Mulyono, selain proyek pembangunan Talud/ tanggul, juga untuk tempat Wisata dan UMKM, kegiatan pembangunan ini sudah dilaksanakan oleh mitra kerja yaitu Pemborong/ Kontraktor yang setiap tahun berbeda-beda karena prpyek ini juga Lelang.

” Proyek pembangunan Talud berakhir sekitar bulan Desember 2021, dan Pemborong wajib menyelesaikan, kalau belum selesai maka dananya hangus, karena APBD tidak menyediakan dana pengganti, dan proyek ini didanai DAK tahun 2019 ” bebernya.

Kegiatan pembanguna ini bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan Pariwisata di Banyuwangi, untuk stand UMKM ada lebih kurang 30 pembangunan stand di sebelah barat menghadap ke timur, selain nantinya para pembeli minuman, makanan dan soffenir bisa melihat pemandangan laut selat Bali. Ditempat itu juga bisa dijadikan arena seni budaya dan tempatnya dibawah Talud ada panggung miniatur.

Pembangunan Talud ini di danai DAK 2019 dan DPA nya lebih kurang Rp. 1,800.000.000,- (satu milyar, delapan ratus juta) dan tender Lelang tidak ada Penunjukan.

Harapannya untuk pembangunan Talud yang dikerjakan oleh Pemborong/ Kontraktor segera diselesaikan dan sesuai Spek yang ditencanakan juga target yang sudah ditentukan. Tahun 2022 akan datang semoga ada DAK lagi untuk menyelesaikan pembangunan Talud, supaya dapat segera dimanfaatkan oeh masyarakat dan meningkatkan sektor Pariwisata dan UMKM. (dj-/tim-bn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button