10/12/2022

Dicari Karena Berani Dibaca Karena Fakta

KEMBANGKAN BUDAYA PESISIR, PEMKAB PESBAR TANDATANGANI MoU DENGAN FKIP UNILA

2 min read

PESISIR BARAT, BIDIKNASIONAL.com
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung tanda tangani perjanjian kerjasama terkait pengembangan kebudayaan yang ada di kabupaten Pesisir Barat.

Penandatangan kerja sama dimaksud dari pihak Pemkab Pesisir Barat ditanda tangani Plt Kadisdikbud Pesisir Barat
Edwin Kastolani Burtha, SH.MP sementara dari pihak Unila diwakili Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Patuan Raja, M.Md, bertempat diruangan Dekan FKIP Unila, Rabu 27-4-2022.

Dikonfirmasi via selulernya, Edwin Kastolani Burtha kepada BIDIKNASIONAL.com mengatakan pertemuan antara dirinya selaku Plt kadisdikbud Pesibar dengan Dekan FKIP Unila dalam rangka membahas bagaimana mengembangkan kebudayaan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.

” Ya, penandatanganan MoU antara pihak Pemkab Pesisir Barat dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pihak FKIP Unila ini dalam rangka pengembangan kebudayaan yang ada di kabupaten termuda di Propinsi Lampung itu” terang Edwin.

Menurut Edwin, selama ini kebudayaan yang ada, belum sepenuhnya tergali dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga kita perlu menggali lagi dan mengembangkan kebudayaan kita, tambahnya.

Masih Edwin, kegiatan awal berupa pendataan kebudayaan yang ada di Pesisir Barat dan ini adalah step atau langkah awal dari pengembangan kebudayaan Pesisir Barat, merujuk pada roadmap jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Diharapkan kegiatan ini akan berlanjut ditahun berikutnya, tandasnya.

Pendataan kebudayaan di Pesisir Barat itu sendiri akan melibatkan Akademisi dan seniman, data-data yang diperoleh dari 16 Marga Saibatin di Pesisir Barat akan dicari keunikan dan ke khasannya untuk diusulkan menjadi kebudayaan nasional atau internasional.

Memperkenalkan entitas budaya Pesisir, untuk menangkal dengan semakin banyaknya budaya asing yang sudah merambah ke generasi muda. “Dengan demikian hasil pendataan budaya dapat dikemas secara kekinian agar mudah dipelajari dan dicintai oleh generasi muda”, pungkas Alumnus Fakultas Hukum Unpad tersebut.

Penulis     : FIK

Editorial    : Budi Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.