
Lomba Karnaval dan Festival anak-anak TK dan PAUD bersama Ibu-ibu wali murid se- Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Sabtu, (13/8/2022) pagi.
LAMONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi generasi muda dan anak-anak sejak usia dini agar nantinya mempunyai rasa memiliki bangsa dan negara Indonesia.
Oleh karena itu, dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 77, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan menggelar lomba Karnaval dan Festival.
Dalam kegiatan lomba kali ini para peserta unjuk kebolehan dan diwarnai dengan penampilan pakaian adat daerah dengan pernak-pernik khasnya, pejuang, TNI-POLRI, busana Muslim dan yang lainnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forum pimpinan Kecamatan (Fokopimcam) selaku pihak penyelengara serta para Kepala Taman Kanak-kanak (TK) dan Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Para peserta lomba Karnaval dan Festival yang terdiri dari anak-anak TK dan PAUD bersama Ibu-ibu wali murid se- Kecamatan Babat ini dilepas oleh camat Kecamatan Babat Jhoni Indrianto F.S., STP., M.S., pada Sabtu, (13/08) pagi.
Kegiatan Karnaval dan Festival tersebut star dimulai darii depan pendopo Kantor kelurahan babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan,” ujar Ketua panitia Subianto.
Camat Kecamatan Babat Jhoni Indrianto mengatakan kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi generasi muda khususnya anak-anak sejak usia dini.
Serta mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan rasa cinta tanah air agar nantinya mempunyai rasa memiliki bangsa dan negara Indonesia ini.
Kegiatan lomba Karnaval dan Festival dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke- 77 ini merupakan Diseminasi informasi (dissemination of information) terkait permasalahan kebangsaan yang harus kita pupuk sejak dini.
Terkemas dengan potensi kita yang ada dengan tujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia kepada generasi muda khususnya anak-anak.
Serta semua elemen masyarakat yang ikut serta dalam pawai ini serta dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan RI ke 77 ini.
“Dua tahun kurang lebih kita tidak pernah bisa melakukan kegiatan apa-apa. Dengan semakin membaiknya kondisi Covid di tempat kita ini, kegiatan sudah mulai bisa kita laksanakan,”ucapnya.
“Semoga melalui kegiatan ini generasi muda khususnya anak-anak serta elemen masyarakat akan bisa lebih menghargai budaya, adat istiadat dan sejarah perjuangan bangsa di masa lampau,”bebernya.
Kegiatan seperti ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setelah lama sempat menurun drastis.
Kedepan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan untuk dapat memulihkan roda ekonomi masyarakat kita.
Disamping itu lanjut Jhoni Indrianto, semua peserta yang ikut pada kegiatan ini akan menjadi agent-agent nasionalisme bangsa.
Lewat mereka-meraka kita harapkan dapat membantu mengedukasi kepada masyarakat tentang bahaya hilangnya nasionalisme bangsa.
“Seperti kita lihat slogan-slogan yang dibawakan oleh masing-masing komunitas memberi arti betapa pentingnya kita harus mencintai tanah air Indonesia,”jelasnya.
Jhoni Indrianto mengatakan bahwa masalah terkikisnya rasa nasionalisme adalah masalah kita semua.
Tidak mungkin hanya melalui birokrasi pemerintah ataupun Polisi dan TNI permasalahan ini dapat diselesaikan, melainkan harus dengan kerja keras semua elemen masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memotivasi bagi masyarakat khususnya Kecamatan Babat untuk secara bersama-sama berkontribusi dalam melakukan pencegahan anti nasionalisme,”pintanya.
Oleh karenanya peran kita semua untuk memberikan edukasi kepada generasi muda khususnya anak-anak serta elemen masyarakat tentang pentingnya jiwa nasionalisme.
Indonesia cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan. “NKRI Haga Mati”.
Penulis : Bang IPUL / Tian
Editorial : Budi Santoso


