Peringati Hari Pahlawan, Dr. Agung Do’akan Korban Banjir Kalibaru Banyuwangi

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Agung Mulyono (Foto: Rilis)
BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Momentum Hari Pahlawan bukan sekedar menjalankan acara seremonial. Lebih dari itu, sebagai warga Negara yang berkiprah saat ini, tentu saja wajib mengapresiasi perjuangan para Pahlawan yang telah gugur.
Hal ini dijelaskan oleh Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Agung Mulyono. Anggota Fraksi Partai Demokrat ini momentum memperingati Hari Pahlawan Tahun 2022 ini, marilah kita jadikan nilai–nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi. Setiap orang bisa menjadi Pahlawan di bidang apapun, dan bahkan bisa pula memulai dengan menjadi Pahlawan bagi ekonomi keluarganya.
” Tentu saja perjuangan kita tidak terhenti, untuk program Pembangunan tetap harus dijalankan, kemudian peningkatan SDM haru terus digalakkan. Semangat, tekad, dan keyakinan Pahlawan, harus dapat menginspirasi kita. Dalam peringatan Hari Pahlawan ini Presiden ke- 6 Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dan Mas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) titip salam untuk semua masyarakat. Beliau berpesan agar masyarakat tidak lupa dengan perjuangan para Pahlawan, ” terang Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini.
Dalam kesempatan ini doktor Agung juga menyempatkan berdo’a kepada korban banjir bandang Kalibaru di Kabupaten Banyuwangi. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak yang telah meninjau warga terdampak bencana banjir di Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi pada Rabu (9/11/2022).
Anggota DPRD Provinsi Jatim dua periode ini berharap fasilitas umum dan fasilitas khusus bagi warga yang terdampak banjir harus benar-benar diperhatikan dengan baik. ” Termasuk kesehatan warga dan dapur umumnya,. InsyaAllah pada 16-18 November 2022 bantuan untuk korban banjir akan kita salurkan ,” tutur Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini.

Doktor Agung menuturkan, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak musim hujan di sebagian wilayah Indonesia terjadi di bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. “Sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan di bulan Desember -Januari. Maka warga harus lebih waspada,” tutur doktor Agung yang hobi gowes se- Jawa Timur ini.
Doktor Agung menambahkan, langkah yang bisa diambil bersama untuk menanggulangi banjir diantaranya, melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi. Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru.
” Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul. Pengolahan volume sampah yang tepat juga bisa membantu mencegah terjadinya banjir. Lalu buat sumur resapan serta biopori agar air hujan lebih cepat meresap ke dalam tanah,” tandas doktor Agung, yang akan mencalonkan kembali menjadi Anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil IV (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso) ini.
Laporan: j_0181/Tim
Editor: Budi Santoso



