JATIMLAMONGAN

Beredar Video Tak Senonoh Oknum Perangkat Desa di Kemlagigede Lamongan, Diminta Mundur

Persoalan video tak senonoh oknum perangkat desa, Pemdes Kemlagilor, Turi, Lamongan gelar rapat koordinasi. Selasa (15/11/2022)// Foto.dok: Bang IPUL / Tian

LAMONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Beredarnya video tak senonoh oknum perangkat desa berinisial S-U (54) di desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan diminta mundur dari jabatannya.

Rekaman video tak senonoh itu dikirim (di share: red) oleh oknum perangkat desa ke istri salah satu pengurus rukun tetangga (RT) desa setempat.

Selain itu, video tak senonoh tersebut juga dikirim ke 2 (dua) orang perempuan yang sudah bersuami dimana oknum perangkat desa tersebut berasal.

Oknum perangkat desa di Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan ini berasal dari Desa Blajo, Kecamatan Kalitengah, Lamongan.

Kejadian tersebut diperkirakan baru dua pekan ini ramai jadi bahan perbincangan di masyarakat akibat rumor beredarnya video tak senonoh tersebut.

Menyikapi hal itu, warga desa Kemlagigede di Kecamatan Turi meradang. Akibat ulah oknum perangkat desa tersebut, mereka terusik dan malu adanya postingan yang diduga beraroma asusila.

“Tentu ini sangat mencoreng nama baik desa, terlebih yang bersangkutan adalah perangkat desa pada jabatan kaur kesra desa Kemlagigede.

Para warga yang mengetahui hal ini kemudian kasak kusuk dan selanjutnya menggalang tandatangan ke warga masyarakat sebagai bentuk protes ke pemerintah desa.

Lanjutnya warga melakukan pelaporan ke pemerintah desa setempat dalam hal ini kepada kepala desa,” ujar salah satu warga setempat. Selasa (15/11) malam.

Diakuinya, pihak pemerintah desa setelah mendapatkan warga masyarakat kemudian menindaklanjuti dengan mengudang pemangku kepentingan desa serta pihak Muspika, dengan Nomor undangan 005/439/413.321.08/2022 tertanggal 15 Nopember 2022 pada hari Selasa malam.

“Oleh Kepala Desa Suyatno mengatakan, “Iya dan kami selanjutnya mengundang para pemangku kepentingan desa, selain itu, pihak Kepala Desa juga mengundang Muspika Kecamatan Turi.

Malam ini pihak pemerintah desa telah melakukan rapat koordinasi agar situasi dan kondisi di masyarakat tetap aman dan kondusif serta sebagai upaya penyelesaian persoalan ini agar tidak berkepanjangan.

Dalam hal ini, kami selaku Kepala desa (Kades) berada di tengah tak memihak ke siapapun, kata Kades Suyatno, agar masyarakat tetap tenang sambil kita menunggu dibentuknya tim serta petunjuk lebih lanjut dari pak Camat,” kata Kades Suyatno.

Dalam persoalan ini Kapolsek Turi, Iptu Kusnandar mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Polsek. Sementara itu, dari hasil penyelidikan pada Kaur Kesra mengaku video yang beredar itu adalah untuk konsumsi dirinya sendiri.

Ia juga tidak mengedarkan video dirinya ke publik. Dia memastikan beredarnya video dirinya itu bermula dari hilangnya HP milik pada 2019 lalu. “S-U merasa heran tiba-tiba ada yang memposting video itu dengan memanfaatkan akun facebook miliknya,” terang Kapolsek Turi.

Sementara, Bambang Camat Turi saat tapat koordinasi dihadapan para tokoh masyarakat mengakui adanya surat yang dikirim dari masyarakat meminta perangkat Desa S-U yang melakukan perbuatan tidak terpuji untuk mundur dari jabatannya.

“Apabila ada larangan yang dilanggar oleh perangkat desa, menurut Camat Bambang, agar kepala desa membuat surat tertulis kepada camat yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh tim yang akan melaksanakan tindakan.

Meski demikian, tutur dia, dengan harapan agar nantinya dapat dicari solusi bersama-sama yang terbaik berkaitan dengan permasalahan Kaur Kesra ini,” bebernya singkat.

Rapat kordinasi di balai desa tersebut sebagai tindak lanjut surat aduan masyarakat dengan tuntutan agar Kaur Kesra mundur dari jabatannya berkaitan persoalan dugaan perbuatan asusila dengan menyebarnya video tak senonoh yang bersangkutan.

Selain itu juga dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat yakni, Suhadak, Nurkholis mendukung persoalan yang terjadi diselesaikan sesuai hukum yang berlaku.
Turut hadir di Balai Desa Kemlagigede, Camat Turi Bambang Purnomo, Danramil 0812/03 Turi Kapten Parman, Kapolsek Turi Iptu Kusnandar bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel serta BPD, jajaran perangkat desa, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan pemuda.

Penulis : Bang IPUL / Tian
Editorial : Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button