Mengaku Belum Dibayar Penuh, Rekanan Proyek Peningkatan Jalan Subulussalam Barat – Suka Makmur Angkat Bicara

Proyek fisik tahun Anggaran 2022 Peningkatan Jalan Subulussalam Barat – Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam (foto: Dar)
SUBULUSSALAM, BIDIKNASIONAL.com – Akibat belum adanya kejelasan terkait penuntasan pembayaran proyek fisik tahun Anggaran 2022 Peningkatan Jalan Subulussalam Barat – Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, pihak rekanan pelaksana merasa kecewa lantaran pekerjaan fisik telah dikerjakan namun belum dibayar lunas hingga kini.
Diketahui, pekerjaan peningkatan jalan tersebut menjadi sorotan, bahkan Badan pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK – RI ) Perwakilan Provinsi Aceh telah melakukan pemeriksaan ke lapangan baru baru ini.
Pihak rekanan mengakui bahwa BPK turun melakukan pemeriksaan dan hasil nya belum diketahui. Namun menurut nya pemeriksaan tersebut hal yang lumrah dilaksanakan, Karena semua pekerjaan di Kota Subulussalam juga dilakukan pemeriksaan oleh Badan pemeriksaan Keuangan.
Bahkan, pihak rekanan menegaskan, proyek yang bernilai milyaran rupiah tersebut belum sepenuhnya dibayarkan.
Proyek dengan nilai 5 Milyaran itu dikerjakan pelaksana oleh PT. Nusantara Utama Konstruksi sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 dengan Volume 1.500 meter telah usai dikerjakan dan serah terima atau Provisional Hand Over (PHO) dari satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam.
Pihak rekanan yang tak ingin disebut namanya kepada wartawan mengatakan, Jum’at (3/2/2023) bahwa jalan tersebut masih dalam pemeliharaan PT. Nusantara Utama Konstruksi selama enam bulan kedapan, semenjak dilakukan serah terima (PHO).
“Hasil pemeriksaan BPK belum ada sampai saat ini, kita juga masih punya masa pemeliharaan untuk jalan ini,” Ujar pihak rekanan melalui pesan kepada wartawan, Jum’at siang.
Disisi lain ia menjelaskan bahwa pemerintah Kota Subulussalam belum sepenuhnya melalukan pembayaran terhadap pekerjaan itu.
“Sebenarnya dari pemko juga masih terhutang terhadap kita dan belum melakukan pembayaran. Ada sekira beberapa persen lagi belum lunas dibayarkan,” Kata pihak rekanan yang enggan namaya disebutkan, namun secara rinci tidak disebutkan berapa jumlah dana yang belum terbayar tersebut.
Harapan PT. Nusantara Utama Konstruksi selaku rekanan pelaksana kiranya sisa dana Pengerjaan jalan Subulussalam Barat – Suka Makmur, Kecamatan Simpamg Kiri yang belum dibayar agar dapat segera terbayarkan.
Dikonfirmasi BIDIKNASIONAL.com, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Subulussalam melalui Bendahara Umum Daerah (BUD), Baginda Siregar terkait hal ini belum memberikan keterangan pasti
“Iya nanti akan saya lihat pastinya,” Jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Laporan: Dar
Editor: Budi Santoso

