
Gemerlap lampunya di kapal, hingga fisik kapal Roro Dharma Kartika IX yang dinaiki truk barang tak tampak. (Foto: Ak)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Armada truk-truk barang berjejer antrean masuk ke kapal Roro mewah, KM.Dharma Kartika IX tujuan Banjarmasin, Kalsel, bahkan terlihat beberapa truk barang berkasis panjang itu mundur kembali saat menanjaki tangga kapal.
Hingar bingar truk-truk barang yang menumpang kapal Roro Dharma Kartika IX milik armada pelayaran nasional PT.Dharma Lautan Utama (DLU) di Surabaya tersebut tak putus-putusnya terus berdatangan pada Rabu malam (21/03) hingga antrean masuk kapal ferry.
Petugas lapangan dari DLU Cabang Tanjung Perak mengatakan, jumlah truk bermuatan barang kebutuhan masyarakat dan logistik Rabu malam ini ada tanda-tanda mulai normal. Petugas itu tidak mau banyak komentar karena sedang sibuk mengatur truk-truk yang hendak naik kapal ferry Dharma Kartika IX.
“Jumlah truk besar bermuatan barang dan logistik ada sekitar 30 unit”, ujar petugas DLU itu singkat di terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tg.Perak pada media Bidiknasional.
Sementara itu di tempat yang sama, Jefri, pengurus ekspedisi ADR Cargo Tanjung Perak mengatakan, kelihatannya truk-truk barang mulai normal untuk tujuan ke Banjarmasin. “Biasanya kalau ke Banjar selalu lancar, meskipun terlihat truknya masih sedikit tapi truknya penuh muatan”, ujarnya.
Jefri mengaku, truk-truk barang kebutuhan masyarakat dan logistik yang dimuat Dharma Kartika IX Rabu malam (21/03) kebanyakan kiriman dari ekspedisinya, sebab mereka sudah lama berlangganan dengan kapal-kapal Roro milik DLU.
Jefri tidak hanya menjadi ekspedisi bagi truk-truk barang tujuan Banjarmasin, tapi semua jurusan dari Tanjung Perak ke Kalsel, Balikpapan, Kalteng, Makassar sampai NTT dengan armada kebanggaannya milik DLU.
Menyinggung ketidak-mampuan beberapa truk barang nanjaki tangga kapal, Jefri tidak banyak komentar, tapi ia memprediksi mungkin dari mesinnya atau mungkin juga dari oli yang dipakai tidak cocok.
Petugas polisi dari Polres Tanjung Perak yang kawal pemberangkatan kapal Roro sepanjang 100 meter lebih itu, justru enggan memberi komentar terkait kejadian beberapa truk besar yang tak mampu langsung masuk ke kapal untuk sekali menanjak.
“Tentang kondisi truk kami tidak komentar”, ujar seorang petugas polisi pada media Bidiknasional Rabu malam pukul 23.50 Wib.
Kelancaran arus truk barang-barang kebutuhan masyarakat yang diangkut kapal-kapal Roro milik DLU, disikapi positif dan dipuji oleh DR.Nyono, ST,MT, Kepala Dishub/LLAJR Propinsi Jatim dan mengatakan, bahwa Gubernur Jatim atas nama rakyat Jatim merasa terbantu oleh kelancaran armada pelayaran DLU yang mengangkut truk-truk barang kebutuhan masyarakat khususnya dari Jatim ke daerah-daerah atau antar pulau terpencil dan sebaliknya.
Dampak positifnya, jelas DR.Nyono, bertambah banyak barang kebutuhan masyarakat di pasar dan dimana saja, sehingga harga kebutuhan masyarakat menjadi turun dan terjangkau. “Luar biasa. Pelayaran tanpa subsidi Pemerintah mampu eksis sampai sekarang ini bahkan semakin berkembang”, kata Nyono mengutip kata sambutan Drs.Ec.Erwin H.Poedjono, Dirut PT.DLU di Surabaya pada 3 Maret 2023 malam.
“Sebelumnya lonjakan harga kebutuhan masyarakat hampir tidak terkendali, sekarang DLU mampu stabilkan harga, bahkan harga barang sudah turun”, papar Nyono disambut aplous meriah dalam acara Ultah Ke-47 Tahun armada pelayaran nasional PT.DLU di Surabaya yang didirikan pada 15 Februari 1976.
Pemerintah Propinsi Jatim, kata Nyono mewakili Khofifah Indar Parawansa, sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas kelancaran operasi pelayaran armada-armada pelayaran milik DLU baik di wilayah Jatim maupun di seluruh Indonesia. “Akibat banyak barang beredar di pasar, praktis masyarakat mudah mendapatkannya”, ujarnya.
Gelar Ultah ke-47 itu dirangkaikan dengan Anugrah Prestasi bagi Mitra Usaha, Pelanggan Setia dan Sopir Teladan Terbaik wilayah 1 (Tg.Perak, Semarang, Merak) dan wilayah 2 (Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar) dihadiri sejumlah pejabat terkait, Menhub diwakili dirjen Hubla diwakili kepala Syahbandar Tg.Perak, Trio DLU Hebat, Ir.Sigit P (anggota Komisi V DPR-RI) beberapa mantan kadishub Jatim, Yohanes Wahyu Hertanto (CEO Pelindo Regional Jawa di Tg.Perak), kepala Distrik Navigasi dan Otoritas Pelabuhan Tg.Perak.
Seperti diketahui, pihak DLU juga telah menambah satu unit armada kapal Roro mewah KM.Dharma Rucitra VIII Tanjung Perak pada Rabu pekan lalu dan tampak Trio DLU Hebat yakni Drg.Bambang Soengging, Dr.Ir.Bambang Eddy dan Ir.H.Bambang Haryo Soekartono (Partai Gerindra) memeriksa kelengkapan dan fisik kapal dengan empat deck buatan Jepang tersebut dan telah dinyatakan laik laut serta memenuhi standarisasi/peraturan Internasional Maritime Organization (IMO).
Kapal Roro mewah dan baru sepanjang sekitar 125 meter itu direncanakan akan melayani angkutan truk barang, alat berat, mobil dan penumpang orang tujuan Tanjung Perak – Maumere NTT PP berkantor tiket di Jl.Perak Timur No.512 Ruko Blok A Tanjung Perak Surabaya.
Laporan: Akarim
Editor: Budi Santoso


