JATIMSURABAYA

KPPP Poltekkes Kemenkes Surabaya, Sri Utami: Menjadi Peserta JKN Ibarat Sedia Payung Sebelum Hujan 

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan (KPPP) Poltekkes Kemenkes Surabaya Dr. Sri Utami, S.Kp, M.Kes,. peserta JKN aktif (dok.foto: ist)

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com –  Semangat gotong royong dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan semakin ditekankan oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan (KPPP) Poltekkes Kemenkes Surabaya Dr. Sri Utami, S.Kp, M.Kes,.

Ia menegaskan bahwa prinsip “Yang sehat mensubsidi yang sakit” menjadi pilar utama dalam semangat gotong royong ini. Dalam konteks ini, Utami juga mengingatkan bahwa ada subsidi dari pemerintah untuk Warga Negara dalam kategori masyarakat miskin, di mana iuran BPJS mereka dibayarkan oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

“Dalam konstitusi yang berlaku, BPJS Kesehatan dijalankan secara nasional dengan prinsip ekuitas. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan sesuai dengan kebutuhan dasar kesehatan mereka. Semua ini dilakukan dalam semangat gotong royong, di mana kita saling membantu untuk menciptakan sistem kesehatan yang adil dan merata,” tutur Utami.

Utami mengungkapkan ia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN kelas 1 dan harus membayar iuran setiap bulannya. Ia pun tetap merasa bersyukur bahwa dirinya dan keluarga tidak perlu sering menggunakan fasilitas layanan Program JKN karena tidak pernah menginginkan sakit.

“Saya harap iuran yang saya bayarkan setiap bulan tersebut dapat bermanfaat bagi peserta Program JKN lainnya. Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh, dan kita semua dapat saling menjaga kesehatan,” ujar Utami.

Utami menjelaskan bahwa hingga saat ini Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliknya hanya pernah digunakan untuk kontrol kesehatan pada tahun 2018. Namun, ia menekankan bahwa ketika sakit dan menggunakan fasilitas Program JKN, ia tidak pernah mengalami kesulitan. 

“Alhamdulillah, dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat untuk mengakses fasilitas layanan Program JKN, saya pada saat itu tidak mengalami kesulitan bahkan saya mendapatkan banyak kemudahan. Saya tidak mengalami perbedaan layanan dengan pasien umum seperti informasi yang banyak beredar di luar sana,” ungkap Utami.

Utami menceritakan bahwa ia pernah berobat di Puskesmas Menganti dan dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya karena lokasinya berdekatan dengan tempatnya bekerja. Menurutnya, semua administrasi pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan menunjukkan Kartu Indonesia Sehat miliknya, dan proses pelayanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Saya juga pernah mendampingi proses pengobatan keponakan saya yang mengalami kecelakaan parah. Hanya menunjukkan kartu peserta JKN, pasien sudah mendapatkan pelayanan medis yang baik tanpa biaya tambahan, bahkan operasi yang direncanakan untuk amputasi akhirnya tidak jadi dilakukan, karena mendapatkan penanganan yang sangat optimal dan baik,” ujar Utami.

Menilik dari pengalaman sendiri dan keluarganya, Utami semakin yakin merasakan betapa besar manfaat menjadi peserta JKN. Ia pun mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan diri menjadi peserta Program JKN. 

“Selain merupakan hal yang wajib, meskipun saat ini belum mengalami sakit, suatu saat pasti akan dibutuhkan. Jadi seperti ibarat kata sedia payung sebelum hujan,” seru Utami.

Sebagai penutup, Utami mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam semangat gotong royong dalam Program JKN. Menurutnya, dengan bersama-sama menjadi peserta, kita dapat menciptakan sistem kesehatan yang merata dan memberikan manfaat bagi semua orang.

“Lebih baik sehat, meskipun membayar iuran. Sehat itu mahal dan iuran yang kita bayarkan bisa menolong orang yang sakit. Uangnya pun bisa membawa banyak manfaat untuk yang lainnya. Daripada membayar tapi merasakan sakit, lebih baik sehat selain itu kita juga dapat pahala ketika telah bermanfaat bagi orang lain,” tutup Utami.

Laporan: rn/ws/red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button