JATIMSIDOARJO

Dikeluhkan Warga Pembuangan Limbahnya, Pengusaha Kulit Lumpia Ini Beri Penjelasan

Zhamroni saat memperlihatkan produk kulit lumpianya pada Rabu (1/5/2024) (Foto: Teddy Syah/Bidiknasional.com)

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Warga RT 01/RW 01, Desa Plumbungan, Sukodono keluhkan air selokan yang tercemar limbah usaha kulit lumpia, Rabu (1/5). Akan tetapi, pemilik usaha sudah menyiapkan buis beton untuk mengatasinya.

“Air selokan jadi berbau kecut dan berwarna keputihan. Mengganggu kenyamanan lingkungan,” ujar warga sekitar PR.

Menurut pria berusia 50 tahun itu, limbah usaha kulit lumpia dibuang di selokan samping lokasi produksi. Sehingga, air yang mengalir menjadi berbau asam.

Sementara itu, pemilik usaha kulit lumpia Zhamroni menampik anggapan tersebut, menurutnya sebelum membangun usaha, dia sudah menyiapkan cara supaya air limbah tidak mencemari lingkungan.

Salah satunya, dia menempatkan dua buis beton di samping lokasi usaha. Hal tersebut, untuk menampung limbah kulit lumpia agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Sudah kami siapkan dua buis beton untuk menampung limbah. Jika limbah penuh akan disedot dan dibuang di perusahaan pengelohan air limbah,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurutnya, limbah dari pengolahan kulit lumpia sudah dikelola dengan baik secara manual. “Sudah dikelola agar tidak mencemari lingkungan, boleh dicek sendiri,” ungkapnya.

Usaha yang baru dirintis sejak enam bulan lalu itu menurutnya dapat membantu warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan.

“Memberdayakan warga sekitar yang masih belum bekerja, kita ajak kerja bareng,” tandasnya.

Laporan: Ted

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button