JATIMSIDOARJO

Fun Run Jayandaru 2024, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Gaya Hidup Sehat

Stand BPJS Kesehatan Sidoarjo dalam kegiatan “FUN RUN” Jayandarun 2024 di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (22/12)/ Foto: ist

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan Sidoarjo terus tingkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo dalam mensosialiasikan gaya hidup sehat. Kali ini kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan “FUN RUN” bertajuk Jayandarun 2024.

Kegiatan dilaksanakan pada minggu (22/12) di Alun-alun Sidoarjo, diikuti oleh 5000 orang dari seluruh wilayah Indonesia.

Turut meramaikan “FUN RUN” bertajuk Jayandarun 2024 kali ini, Kepala BPJS Kesehatan Sidoarjo Munaqib mengatakan bahwa, “dengan cara berlari, kita dapat mencegah dari berbagai penyakit,” ujarnya.

“Saat ini BPJS Kesehatan selain mengenalkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kami juga berkewajiban untuk mengajak kepada seluruh lapisan masyarakan untuk dapat melakukan pola hidup sehat, salah satu diantaranya yaitu dengan cara berlari. Kegiatan berlari ini bisa mencegah kita dari berbagai pernyakit dan dapat menjaga daya tahan tubuh kita,” ungkapnya saat mengikuti kegiatan Jayandarun 2024 di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (22/12).

Munaqib menambahkan, selain harus rutin berolahraga, menjaga asupan masukan juga menjadi hal yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Ia menekan kan bahwa porsi berolahraga juga harus sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh.

“Jangan sampai kita terlalu over dalam berolahraga, semua ada porsi dan kemampuannya masing-masing. Sehingga saya berpesan bahwa masyarakat harus dapat mengetahui kemampuan dan kondisi tubuh masing-masing serta asupan nutrisi juga menjadi sangat penting dalam menjaga kondisi tubuh kita agar terus dalam keadaan fit,” tambahnya.

Selain itu, Munaqib mengemukakan, dengan melakukan promotif previntif tentunya akan membuat masyarakat terhindar dari sakit.

“Promotif dan preventif harus kita lakukan bersama agar kesehatan kita tetap terjaga. Setelah itu, kita juga harus paham apa peran BPJS Kesehatan dalam gaya hidup yang berkelanjutan ini, karena pada dasarnya, Program JKN ini hadir seperti sedia payung sebelum hujan, sehingga harus kita pahami bahwa BPJS Kesehatan itu memiliki peran yang sangat besar,” jelasnya.

Munaqib menekankan agar memahami arti promotif dan preventif karena masyarakat  harus paham bagaimana cara mencegah penyakit serta mempertahankan kesehatan. Adapun caranya itu adalah dengan cara berolahraga, imunisasi, skrining riwayat kesehatan atau bisa juga menjalakan program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

“Mencegah lebih baik dari pada mengobati adalah hal yang sangat tepat sehingga sebisa mungkin kita harus mencegah agar penyakit itu tidak terjadi kepada kita. Adapun bisa dengan berolahraga dan menjaga pola makan,” kata Munaqib.

Di samping itu ia menambahkan bahwa di BPJS Kesehatan ada yang namanya fitur skrining riwayat kesehatan. Fitur tersebut dapat diakses oleh peserta JKN melalui Aplikasi Mobile JKN maupun melalui website https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining/index.html.

Adapun manfaat dari skrining riwayat kesehatan itu senditi adalah untuk mengetahui risiko peserta JKN pada empat jenis penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung dan gagan ginjal kronik.

“Peserta JKN sudah difasilitasi untuk skirining riwayat kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN maupun website. Jadi nanti peserta hanya perlu mengisi pertanyaan yang disediakan dan tentunya harus dijawab sesuai dengan kondisi yang ada ya,” imbuhnya.

Munaqib juga menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan ini sudah memiliki banyak inovasi dan kemudahan layanan. Adapun layanannya itu seperti Pelayanan Adminstrasi Melalui Whatsapp (Pandawa), Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Canter 165 serta kanal layanan lainnya.

“Saat ini, peserta JKN sudah tidak perlu khawatir untuk pelayanan administrasinya. Semuanya bisa diakses dimana saja dan kapan saja serta cukup pakai Pandawa aja di rumah. Saat ini semuanyanya sudah serba digital dan tentunya sudah sangat memudahkan kita,” ujarnya.

Diwaktu yang sama, Fauziah Rahmani (30) yang juga sebagai peserta JKN aktif dari segmen Peserta Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) yang juga mengikuti perhelatan lari tersebut mengatakan bahwa peran BPJS Kesehatan saat ini sangat besar sekali. Ia juga mengatakan bahwa inovasi-inovasinya sudah sangat baik dan banyak, salah satunya yaitu dari fitur bugar. Ia menggunakan fitur bugar untuk mengukur hasil dari perhelatan lari tersebut.

“Kegiatan ini sangat baik ya, apalagi aku ini senang lari dan waktu saya diberitahu tentang fitur bugar pas mau mulai, aku coba fitur tersebut dan ternyata sangat bermanfaat sekali ya,” ucapnya.

Diakhir, Fauziah berpesan kepada seluruh peserta JKN agar selalu menerapkan pola hidup sehat dengan cara berolahraga dan makan makanan yang sehat dan bergizi. Hal itu harus dilakukan segera karena sakit itu tidak tau kapan terjadinya.

“Semuanya itu pasti menginginkan sehat dan tentunya kita harus menjadi pola hidup sehat dan jangan sampai menyesal dikemudian hari,” tutupnya.

Laporan: rn/dd/red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button