
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Suatu tradisi yang tak terlupakan oleh warga Jombang dalam setiap tahun memperingati Grebeg Apem . Budaya tradisi tahunan yang di gelar menjelang datangnya bulan Romadhon. Pada even yang selalu dihadiri oleh masyarakat Jombang, acara tersebut dilaksanakan sebagai penanda dan pengingat datang nya bulan suci ramadhan untuk umat Islam di Kabupaten Jombang. Hal itu tentu dengan harapan agar warga Jombang bersiap diri secara jasmani dan rohani ,dalam menjalankan ibadah selama Romadhon 1446 H tahun 2025.
Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, Grebek Apem 2025 ini adalah kolaborasi dari sejumlah lembaga. Yakni Dinas Ketahanan Pangan & Perikanan Jombang, Komunitas Sekolah Islam Jombang , BASNAS bersama Masjid Agung Baitul Mukminin.
Adapun tumpeng apem sebanyak 17 tumpeng, yaitu tumpeng apem utama di Alon – Alon ,16 tumpeng apem yang di arak bersama anak didik dari komunitas sekolah Islam Jombang dan sekolah umum baik SD maupun SMP.

Total jumlah keseluruhan peserta yang ikut pawai dari 8 sekolah Islam dan 6 sekolah negeri dengan jumlah kurang lebih 3000 siswa dan 53 anak yatim dan lembaga zakat di Kabupaten Jombang. Sekolah Islam yang bergabung SD & SMP Islam Roushon ,Fikr, SDIT, & SMPIT, Al Ummah , SDIT, SMP IT Al Rohul Jadid , SMPI Cendikia Harapan ,dan SMP Islam Brawijaya.
Sementara dari dinas pendidikan dan kebudayaan yang mengikuti pawai yaitu Marching band dari SDN Kepanjen I,SDN Kombatan, SDN Jombang II , SDIT Roushon Fikr, dan patroli dari SMPN 3 Jombang, dan SDN Sumobito.
Pada acara Grebek Apem 2025, lebih seru karena melibatkan beberapa pelajar siswa. Para pelajar juga nampak antusias, mereka berkostum beraneka ragam. Saat finish dari arak- arakan karnaval, para siswa pelajar dari anak anak sampai dewasa turut berkumpul untuk beramai- ramai mendapatkan “Grebek Apem” agar mendapatkan keberkahan.
Laporan: Tok
Editor: Budi Santoso



