JATIMSIDOARJO

BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Pastikan Jamaah Calon Haji Terjamin Kesehatannya

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo, Munaqib saat menyampaikan materi terkait Program JKN kepada calon jamaah hari di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, Senin (28/04)/ Foto: ist

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Senin (28/04/2025), BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo pastikan calon jamaah haji terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatna Nasional (JKN). Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa pentingnya jamaah terdaftar sebagai peserta JKN yaitu untuk memberikan pelindungan kesehatan saat akan berangkat dan pulang dari tanah suci.

“Program JKN ini memberikan perlindungan kesehatan kepada jamaah haji, petugas haji bahkan anggota keluarganya juga. Adapun jaminan ini berlaku saat sebelum keberangtan ke tanah suci serta setelah kembali ke tanah air. Jika memang dalam hal jamaah haji dan petugas haji membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan pada saat berada di embarkasi/debarkasi, maka jamaah dan petugas haji dapat dirujuk ke rumah sakit sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya saat menyampaikan materi terkait Program JKN kepada calon jamaah hari di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo pada senin (28/04).

Munaqib menambahkan bahwa BPJS Kesehatan akan selalu hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat khususnya untuk jamaah haji ini. Dengan hadirnya Program JKN ini, diharapkan menjadi solusi finansial bagi jamaah haji agar tetap tenang dalam menjalankan ibadah haji dan tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan ketika pulang ke tanah air. Munaqib mendoakan kepada semua semoga selalu dalam keadaan sehat ketika berangkat sampai pulang kembali ke tanah air.

“Kesehatan jemaah haji dan petugas haji merupakan prioritas utama. Dengan adanya perlindungan Program JKN, jemaah haji dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan. Dengan kehadiran Program JKN, harapannya para jemaah haji dan petugas haji dapat beribadah dengan tenang karena Program JKN siap memberikan perlindungan,” tambah Munaqib.

Munaqib menjelaskan terkait mekanisme penjaminan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji dan petugas haji. BPJS Kesehatan memberikan penjaminan bagi jemaah haji dan petugas haji yang sudah masuk ke adalahkategori istitha’ah. Jika dalam proses istitha’ah terdapat kondisi fisik yang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka jemaah dapat memanfaatkan kepesertan JKN-nya untuk mengakses pelayanan kesehatan.

“Kami memastikan bahwa peserta JKN, termasuk jemaah haji reguler, jemaah haji khusus, dan petugas haji, dapat mengakses layanan kesehatan selama di Indonesia dengan mudah. Untuk di tahun ini, kami menjadikan tahun edukasi bagi para jemaah haji, artinya bagi calon jemaah haji yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, mereka tetap bisa mengurus keberangkatan haji, namun kami tetap mendorong jemaah agar bisa mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN sehingga jemaah tetap bisa mengakses pelayanan sebelum berangkat dan sesudah pulang dari tanah suci. Saya mendapatkan info dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo bahwa lebih dari 90 persen jamaah haji yang berangkat sudah melampirkan kartu kepesertaan JKN nya dan itu tentunya menjadi hal yang positif ya, terlebih di Sidoarjo ini sudah meraih predikat Universal Health Coverage (UHC),” Jelas Munaqib.

Munaqib berpesan kepada seluruh jamaah haji agar selalu menjaga kesehatan. Ia juga mengatakan bahwa kehadiran Program JKN dalam penyelenggaraan ibadah haji ini diharapkan membawa manfaat dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi jamaah dan petugas selama berada di tanah air.

“Selamat menunaikan ibadah haji untuk semuanya. Semoga menjadi haji yang mabrur dan lancar dalam menjalan ibadahnya, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Khusaeri, mengatakan bahwa Program JKN ini sudah meberikan dampak positif terhadap masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa calon jamaah haji yang akan berangkat dari Kecamatan Candi sudah seluruhnya terdaftar sebagai peserta JKN aktif.

“Alhamdulillah, calon jamaah dari Kecamatan Candi sudah seluruhnya terdaftar sebagai peserta JKN aktif dari berbagai segmen dan siap beribadah haji dengan tenang tanpa perlu khawatir nanti jika sakit akan mengeluarkan biaya. Saya sendiri pun sudah pernah merasakan sendiri manfaat dari Program ini dan tentunya sangat luar biasa ya,” ungkap Khusaeri.

Menurutnya, Program JKN ini adalah solusi untuk semua dalam hal penjaminan kesehatan. Ia juga mengapresiasi kemudahan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi Mobile JKN menurut saya sangat memudahkan kita ya. Banyak fitur yang tersedia dan ada dalam satu genggaman. Ini juga bisa digunakan oleh para jamaah ketika ingin mengetahui riwayat kesehatannya karena disitu ada fitur riwayat kesehatan. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Laporan: red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button