
PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com – Peningkatan angka lanjut usia (lansia) seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam dunia kesehatan, terutama karena banyak yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Kondisi ini pastinya akan membutuhkan pemantauan dan penanganan rutin agar kualitas hidup para lansia tetap terjaga.
Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan telah memiliki program unggulan untuk peserta JKN, salah satunya adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Prolanis merupakan program layanan kesehatan dengan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi, melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta penyandang penyakit kronis.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Dina Diana Permata menjelaskan Program Prolanis merupakan wujud nyata dari perubahan layanan kesehatan yang berfokus pada peran aktif komunitas, di mana peserta dengan penyakit kronis akan didampingi secara rutin dalam menjaga dan mengelola kesehatannya, sehingga tidak harus menghadapi penyakitnya sendirian. Dina menyampaikan bahwa hingga saat ini, jumlah klub Program Prolanis di wilayah Pasuruan telah mencapai 656 kelompok, dengan total peserta aktif sebanyak 13.669 orang.
“Prolanis tidak hanya sekedar membuka akses layanan kesehatan, tapi juga bertujuan membantu peserta agar lebih mandiri dalam mengelola penyakit kronis yang mereka alami. Dengan adanya edukasi berkelanjutan dan pendampingan secara rutin, Harapan kami peserta JKN bisa membiasakan pola hidup sehat, rutin cek kesehatannya, dan juga taat dalam menjalani pengobatan,” ujar Dina.
Dina juga menambahkan bahwa program ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan peserta, memberikan kepuasan terhadap pelayanan JKN. Prolanis juga mampu berperan dalam pengendalian biaya pelayanan kesehatan secara efektif dan efisien dalam jangka panjang.
Salah satu peserta JKN yang merasakan manfaat adanya Program Prolanis adalah Diana (27) yang berasal dari Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Diana mengungkapkan bahwa Program Pronalis telah memberikan manfaat yang besar pada saat Ibunya mengalami penyakit diabetes.
“Lewat Prolanis, Ibu saya jadi rutin cek kesehatan dan mendapatkan edukasi dari petugas Puskesmas. Obatnya juga ditanggung, jadi kami merasa sangat terbantu. Dulu ibu jarang kontrol karena bingung harus ke mana dan kadang lupa jadwal, tapi sekarang sudah lebih teratur,” ungkap Diana.
Diana mengungkapkan bahwa dirinya dan ibunya saat pertama kali mengetahui Program Prolanis setelah ibunya menjalani operasi kecil akibat diabetes yang menyebabkan sebagian jaringan di kaki ibunya harus diangkat karena sudah mengalami kerusakan dan penyebaran. Kemudian saat mengantar ibunya kembali kontrol ke Puskesmas, Ibunya mendapat edukasi dari petugas Puskesmas untuk mengikuti Program Prolanis. Rekomendasi itu diberikan agar kondisi ibunya yang mengidap diabetes bisa lebih terpantau secara rutin dan terarah. Sehingga Ibunya pun merasa tertarik untuk mengikuti Program Prolanis.
“Jadi kegiatan Program Pronalis itu terdapat konsultasi dan pemeriksaan minimal sekali dalam sebulan, kemudian ada pemberian obat untuk dosis dalam sebulan, pemeriksaan penunjang seperti periksa gula darah maupun rontgen. Serta ada juga kegiatan lain seperti edukasi dan senam yang dilaksanakan bersama anggota prolanis yang lain,” jelas Diana
Diana juga menyampaikan bahwa setelah mengikuti Program Prolanis, ibunya mulai menyadari pentingnya penanganan serius terhadap penyakit diabetes yang dideritanya agar kondisinya tidak semakin memburuk. Ia juga menambahkan, program ini membuat ibunya menjadi lebih termotivasi dan bersemangat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan kesehatan yang rutin diadakan oleh Puskesmas.
“Harapan saya dengan adanya Program JKN dan Prolanis semoga bisa terus berjalan dan semakin bermanfaat bagi masyarakat karena program ini sangat membantu, terutama bagi warga yang harus menjalani pengobatan jangka panjang karena penyakit kronis seperti Ibu saya,” tutup Diana.
Laporan: rn/af/red
Editor: Budi Santoso



