
Jalan Empunala Kota Mojokerto (Foto: Husnan BN Mojokerto)
MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com – Gerakan pemeliharaan jalan protokol dan jalan penghubung yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PUPR Perakim) Kota Mojokerto bidang Bina Marga pada semester II tahun 2025, terus melakukan pemeliharaan jalan protokol dan penghubung.
Kegiatan ini mendapat apresiasi acungan jempol oleh pengguna jalan baik dalam kota maupun luar kota yang melintasnya.
Dari penulusaran awak Media Bidik Nasional, beberapa masyarakat menyatakan puas saat melintas di beberapa jalan yang kota Mojokerto.
Yogi yang melintas mengaku warga Sragen Jawa Tengah, dengan nada heran dan puas kalau jalan kota Mojokerto mulus. “Patut di contoh kota lain,” katanya singkat.
Hal yang sama diungkapkan Sunar warga kota Mojokerto yang juga ketua RT daerah Kedundung mengaku sangat bangga jalan protokol dan jalan poros kampung mendapat perhatian dan perbaikan saat yang rusak, “pokoknya, langsung di aspal ketika ada yang lubang, mas,” tandasnya.
Hal itu sangat beralasan, kareana jalan merupakan sarana transportasi bagi masyarakat kota maupun luar kota Mojokerto untuk melakukan berbagai kegiatan, baik untuk bekerja, ke sekolah maupun kegiatan lainnya, jalan yang bagus dan terawat kegiatan sosial ekonomi masyarakat menjadi lancar.
Sebelumnya, Dinas PUPR Kota Mojokerto melalui bidang Bina Marga telah melakukan kegiatan rutin pemantauan terhadap jalan-jalan yang perlukan perbaikan dan perawatan jalan.
Kepala Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Muraji, ST, MM memberikan penjelasan, bahwa, tugas perangkat daerah yang dipimpinnya bertanggung jawab atas kelayakan jalan baik jalan-jalan protokol maupun jalan penghubung yang ada di Kota Mojokerto.
“Kami akan selalu memperbaiki jalan yang rusak atau berlubang baik dari perencanaan Dinas sendiri ataupun usulan dari masyarakat yang masuk ke pihak kami,” tutur Muraji pada Kamis (17/7/2025).
Pihaknya menegaskan, bahwa, berkomitmen untuk secepatnya menuntaskan program-program infrastruktur yang telah disusun dan dianggarkan oleh pemerintah daerah Kota Mojokerto, mengingat saat ini telah memasuki semester kedua.
“Di semester dua ini akan kita genjot dan percepat proyek-proyek yang telah melewati proses lelang dan tentu saja tetap kita kedepankan sesuai aturan yang ada,” tegasnya.
Sekedar untuk di ketahui masyarakat, bahwa, pemeliharaan jalan, masih banyak program atau proyek besar atau disebut 10 proyek strategis tahun 2025 ini yang harus direalisasikan. Di antaranya, 3 proyek rehabilitasi 3 sekolah negeri (SDN Miji 3, SDN Wates 6 dan SMPN 4), rehabilitasi ex gedung DPRD menjadi masjid di lingkup Pemerintah kotaeMojokerto, pembangunan Tempat Pembuangan Sampah 3R di Wates, pembangunan prasarana GOR A Yani (lanjutan), pembangunan landscape kantor Kecamatan Kranggan, pembangunan gedung Baznas dan CSR Kota Mojokerto, pembangunan gedung Gayatri tahap 2 dan rehab Kelas Rawat Inap Standart (KRIS) pada RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo.
Laporan: Husnan
Editor: Budi Santoso



