Tingkatkan Layanan, UPPKB Timbang Watu Dodol Ketapang Laksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – UPPKB TimbangWatu Dodol BPTD, Kementerian Perhubungan Darat melaksanakan rapat koordinasi bersama ASDP Cabang Ketapang Banyuwangi, Satlantas Polresta Banyuwangi, Polsek KP.3 Tanjungwangi, Dishub Banyuwnagi, UPT P3 Dishub Provinsi Jatim, dan Wasatpel Pelabuhan Ketapang.
Rapat koordinasi digelar dalam rangka agenda peningkatan layanan di pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang serta pembahasan mekanisme pemasangan stiker untuk pemilahan Tonase dibawah 35 ton di MB, sedangkan 35 ton ke atas ke LCM untuk kendaraan angkutan barang yang akan di Pelabuhan Ketapang.
“Terimakasih, kita melaksanakan kegiatan rapat koordinasi pada hari Minggu, tanggal 3 Agustus 2025, sekira pukul 10.00 Wib di Kantor UPPKB Watu Dodol Ketapang,” jelas Oni Suryanto, Minggu siang (3/8/2025).
Hasil kesimpulan rapat koordinasi dengan Stakeholder terkait sambungnya, dengan adanya pelaksanaan pemilahan stiker dengan membuat grup WA antar instansi, satu hari dua Sip, menambah bantuan anggota dari ASDP Ketapang, Dishub Banyuwangi, Dishub Provinsi Jatim.
“Tentunya dari Polri – TNI akan mobiling membantu kendaraan masuk di Timbangan, untuk pemasangan stiker di pojok kanan bawah depan, dan tidak mengganggu pandangan sopir/ driver, jadi stikernya ada dua, yang mana kendaraan angkutan barang mau masuk di pelabuhan Ketapang, kapasitas tonase di bawah 35 ton masuk ke MB sedangkan 35 ton keatas masuk di LCM, dan muatan yang cepat busuk prioritas karenavada batas waktu, dan keperluan Tenda sepakat disediakan dari ASDP Ketapang,” ungkapnya.
Sejauh itu tentunya kata dia, “informasi selanjutnya di mulai kegiatan menunggu persetujuan Kapolresta Banyuwangi, karena pada saat ini mssih penumpukan antrian kendaraan di depan kantor UPPKB Watu Dodol, sangst padat, jadi kita sepakat melihat atau antisipasi dari ekor kepadatan kendaraan maupun sebaliknya,” jelasnya.
Di akhir Oni Suryanto menambahkan, “sedangkan stiker warna hijau untuk kendaraan barang dibawah 35 ton, sedangkan stiker warna merah sumbu tiga 35 ton keatas, dan dipisahkan jalur kiri dan jalur kanan, yang kekiri masuk di MB dan yang kekanan menuju ke LCM, kami berharap untuk pengemudi, sopir/ driver mulai angkutan orang maupun angkutan barang, patuhi rambu-rambu lalu-lintas, dan ikuti arahan Petugas, jangan sekali-kali ngeblong/ nyalip, saling menghargai sesama pengguna jalan”, pungkasnya.
Laporan: Dj
Editor: Budi Santoso



