Wujudkan Lalu Lintas Aman Jelang Ramadhan, Polres Kotamobagu Gelar Operasi Keselamatan Samrat

KOTAMOBAGU, BIDIKNASIONAL.com – Sulawesi Utara. Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah Polres Kotamobagu menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026 sebagai upaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif.
Pelaksanaan operasi diawali dengan apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Kotamobagu, Senin (14/07/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH, yang diwakili oleh Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, SIP, MAP.
Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Samrat 2026 merupakan langkah preventif dan preemtif Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, terutama menjelang Ramadhan yang identik dengan meningkatnya mobilitas dan aktivitas sosial keagamaan.
“Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya bukan semata-mata penindakan, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kompol Romel Pontoh.
Ia menambahkan, Polres Kotamobagu ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, sehingga suasana Ramadhan dapat dijalani dengan penuh kekhusyukan tanpa dibayangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Operasi Keselamatan Samrat 2026 akan berlangsung selama 14 hari, dengan sasaran utama berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Diantaranya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap menjadi keluhan masyarakat, penggunaan helm tidak berstandar SNI, praktik Over Dimension Over Loading (ODOL), serta perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya.
Pelaksanaan operasi ini juga melibatkan personel gabungan lintas instansi, yang akan melakukan langkah-langkah berupa teguran, penindakan, hingga penegakan hukum secara profesional dan humanis di seluruh wilayah hukum Polres Kotamobagu.
Wakapolres berharap, melalui Operasi Keselamatan Samrat 2025, dapat tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas sosial selama Bulan Suci Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman. (Arman)


