
WAY KANAN, BIDIKNASIONAL.com – Camat Negeri Agung Hepi Haryanto, SE., didampingi Kepala Kampung Bandar dalam Hasani sebagai Koordinator lapangan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Negeri Agung meninjau lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih Kampung Penengahan, Kamis (05/02/2026).
Camat Negeri Agung Hepi Haryanto, SE., mengatakan rasa syukur karena progres pembangunan hingga saat ini tetap berjalan dengan baik.
Ia mengatakan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu kendala dalam proses pembangunan, curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini kerap menghambat aktivitas di lapangan. “Menjadi penghambat saat ini adalah cuaca, curah hujan yang tidak bersahabat tapi kami tetap optimistis pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu,” Jelasnya.
Ketua Koordinator lapangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kecamatan Negeri Agung Hasani menjelaskan sampai hari ini percepatan baru satu kampung yaitu Kampung Bandar Dalam yang telah menyelesaikan 100% yang lainnya belum.
“Nah yang kedua berdasarkan hasil tersebut saya dipanggil ke Kodam dan diberikan kepercayaan lagi untuk percepatan tingkat kodam Jadi ini akan ada semacam perlombaan untuk tingkat nasional kita mewakili kodam Raden Intan, jadi Kodam ada Bengkulu dan lampung,” jelasnya.
Ditambahkan, “Alhamdulillah di tempatkan di Kampung penengahan dan Kampung Sungsang jadi kita ada dua titik yang langsung dikomendasi oleh Kodam Raden Intan untuk diadakan percepatan, kita target ini di bawah 45 hari dari nol mulai hari ini selesai,” ungkapnya.
Lebih jauh disebutkan, “Ini langsung dibawa komando Kodam Raden Intan, bukan kodim lagi,mewakili Kodam kebetulan di Kodim 0427 Way Kanan mudah-mudahan ini bisa apa laksanakan sesuai dengan target di bawah 45 selesai, tapi ini kan ada Puasa dan Lebaran nah itu nanti mudah-mudahan bisa.Ini langsung dari PT Agrinas dan tanah ini adalah hibah pribadi dari bapak khairullah dan tidak ada satu rupiah pun ganti rugi Ukurannya 25 X 30 mudah-mudahan dengan berdirinya ini sesuai dengan intruksi Presiden semua penyaluran semua gerakan untuk ekonomi yang di mana Dana Desa kita Sudah terpotong hampir 70%,” paparnya.
Hasani mengungkapkan, diharapkan ini penggantinya karena nanti ini langsung diberikan kendaraan truk kemudian mobil pick up, motor roda tiga tambah forklift kemudian juga Dana untuk modal awal. (Arye)



