BOJONEGOROJATIM

Cegah Lebih Awal Ajakan Duta Muda BPJS untuk Hidup Sehat

Lorenzo (18) Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro (ist)

BOJONEGORO, BIDIKNASIONAL.com –  Lorenzo (18) Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro ingin berbagi pengalaman sekaligus mengajak teman-teman sebayanya untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. Dulu ia berpikir bahwa penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus hanya dialami oleh orang tua saja. Namun kenyataannya saat ini tren sudah bergeser. Banyak anak muda yang sudah mulai terdiagnosis penyakit kronis akibat pola hidup yang tidak sehat. Kurangnya menerapkan pola hidup sehat seperti olahraga yang teratur dan mengkonsumsi gula yang berlebih.

“Sebagai bagian dari generasi muda, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan pentingnya pencegahan. Terlebih, amanah Duta Muda BPJS Kesehatan akan saya emban dengan sebaik-baiknya. Seringnya bertemu dengan teman sebaya yang merasa masih muda, banyak dari mereka kurang sadar untuk melakukan skrining riwayat kesehatan. Padahal, tanpa disadari, tekanan darah tinggi atau kadar gula yang tidak terkontrol bisa berkembang secara diam-diam. Jika tidak ditangani sejak awal, risiko jangka panjangnya sangat serius. Penyakit yang muncul mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal,” katanya, Jumat (13/05).

Melalui BPJS Kesehatan, Lorenzo menyampaikan terdapat program yang sangat bermanfaat bernama Prolanis Muda. Ia mengatakan jika program ini ditujukan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berusia di bawah 45 tahun yang sudah terdiagnosis hipertensi atau diabetes dan masih aktif bekerja.

“Tujuan program ini sangat jelas yaitu membantu peserta JKN mengelola kondisi kesehatannya. Kondisinya agar tidak parah dan tetap bisa berproduktif. Hal ini bukan sekadar program. BPJS Kesehatan memberikan kepeduliannya agar generasi muda tetap sehat dan berkualitas. Melalui program Prolanis Muda, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi kesehatan yang mudah dipahami. Selanjutnya, monitoring kesehatan secara berkala akan didapatkan. Misalnya saja ada tracking aktivitas fisik yang membantu kita tetap disiplin bergerak dan pengingat minum obat. Lingkungan yang saling mendukung juga penting agar kita tidak merasa sendirian dalam menjaga kesehatan. Ayo jangan lupa hidup sehat, tetap Gerak dan tingkatkan pikiran positif,” ujarnya.

Lorenzo pun menjelaskan jika penyakit kronis yang tidak dikontrol sejak dini, konsekuensinya sangat berat. Misalnya dapat mengakibatkan penyakit gagal ginjal.

“Saya dan keluarga sangat bersyukur menjadi peserta JKN. Jika sakit maka tidak perlu khawatir biaya pengobatannya. Seseorang yang harus menjalani cuci darah tentu biayanya sangat besar. Apalagi jika harus melakukan transplantasi ginjal, berapa besar biaya tanpa memanfaatkan layanan JKN. Angka yang sangat besar dan tentu menjadi beban yang seharusnya bisa kita hindari dengan pencegahan sejak awal. Karena itu, saya mengajak seluruh generasi muda untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan. Jangan tunggu sakit dan mulailah dengan langkah sederhana, seperti melakukan Skrining Riwayat Kesehatan. Saat ini juga dan sangat mudah dilakukan, bisa melalui Aplikasi Mobile JKN,” terangnya.

Diakhir perjumpaan, Lorenzo mengajak untuk terus hidup sehat. Menurutnya, sehat itu pilihan untuk investasi jangka panjang.

“Menjadi sehat adalah pilihan dan menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang. Jangan sampai kita menjadi Prolanis Muda karena terlambat menyadari kondisi diri. Mari cegah penyakit kronis bersama, mulai dari sekarang. Sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan, saya percaya bahwa generasi muda Indonesia bisa menjadi generasi yang sehat, produktif, dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” tutupnya dengan penuh semangat. (ru/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button