JATIMMOJOKERTO

Sekda Kab. Mojokerto Resmikan Jembatan Dusun Bolorejo Desa Mojojar

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto (Sekdakab) Drs. H.Teguh Gunarko, MSi. (Foto: istimewa)

KAB. MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com -Jembatan penghubung dusun Bolorejo desa Mojojajar kecamatan Kemlagi kabupaten Kabupaten (kab) Mojokerto telah diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto (Sekdakab) Drs. H.Teguh Gunarko, MSi. Sabtu (18/7) pagi. Infrastruktur yang dibangun melalui Program Bantuan Keuangan Desa (BKDesa) jembatan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antar wilayah, meningkatkan keselamatan warga desa sekitar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Peresmian yang dilakukan langsung oleh Sekdakab Mojokerto, didampingi jajaran perangkat daerah, Forkopimca Kemlagi, Pemerintah Desa Mojojajar, tokoh masyarakat, warga setempat, serta para jamaah muslimat NU, Banser.

Dalam sambutannya, Sekdakab Teguh Gunarko, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan dusun Bolorejo merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan Jembatan dusun Bolorejo ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempermudah akses masyarakat, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk kepedulian Gus Bara,’ tandasnya.

Jembatan tersebut dibangun melalui Program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada Desa untuk Infrastruktur (BK Desa) pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp3,2 miliar.

Sekda Teguh Gunarko saat meresmikan jembatan secara simbolis (Foto: istimewa)

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan tersebut merupakan kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Fisik Desa berupa pembangunan jembatan berukuran 32 meter x 4 meter yang berlokasi di Dusun Bolorejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Pekerjaan dilaksanakan selama enam bulan dengan sumber pendanaan dari Perubahan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan proyek dikerjasamakan dengan CV Karya Prima Nusantara sebagai pelaksana.

Menurut Teguh, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung antar wilayah secara fisik, tetapi juga menjadi jembatan harapan bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.

Salah satu manfaat utama yang diharapkan adalah tersedianya akses yang lebih aman bagi para pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut menuju sekolah.

“Manfaat terbesar yang kita harapkan adalah tersedianya akses yang lebih aman dan mudah bagi anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah. Kita tidak ingin lagi ada anak yang terlambat belajar atau menghadapi risiko dalam perjalanan hanya karena keterbatasan akses,” katanya.

Selain mendukung sektor pendidikan, jembatan baru ini juga diyakini akan mempercepat mobilitas masyarakat menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas perdagangan, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Kemlagi.

Dengan akses transportasi yang semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan tumbuh lebih cepat sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Sekdakab menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan visi daerah, yakni ‘Terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang Lebih Maju, Adil, dan Makmur’.

Melalui Program BK desa, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

Pada kesempatan tersebut, Teguh juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mojojajar, Pemerintah Kecamatan Kemlagi, perangkat daerah terkait, pelaksana proyek, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga dapat diselesaikan dengan baik.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berpesan kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat agar jembatan ini dirawat dan dijaga bersama. Hasil pembangunan akan memberikan manfaat yang maksimal apabila kita memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaganya,” pungkasnya.  (ADV/infokom/husnan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button