
Nur Jannah (ist)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan keputusan yang tepat bagi Nur Jannah (34), warga Surabaya. Beberapa waktu terakhir, ia kerap mengalami keluhan tubuhnya sering terasa lemas disertai pusing. Berharap kondisinya segera membaik, Nur Jannah memutuskan memeriksakan diri ke klinik umum. Namun, setelah menjalani pengobatan, kondisinya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
“Sebelum memutuskan berobat ke rumah sakit, saya berencana mengurus perubahan data kepesertaan untuk mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke lokasi faskes yang lebih dekat dengan rumah. Tidak sempat ubah data, kondisi saya semakin memburuk hingga jatuh pingsan. Saya segera dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ungkap Nur Jannah, saat ditemui di ruang rawat inap RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Jumat (07/08).
Rumor mengenai sulitnya memperoleh layanan kesehatan berhasil dipatahkan oleh pengalaman Nur Jannah. Bagi dirinya yang baru pertama kali menjalani pengobatan hingga rawat inap, akses terhadap layanan kesehatan tidaklah sesulit yang selama ini beredar di masyarakat. Terlebih, kehadiran petugas BPJS SATU! (BPJS Siap Membantu) yang telah membantu dalam memberikan pendampingan untuk mendapat layanan sesuai dengan kebutuhan medisnya.
“Jujur, dengan adanya BPJS SATU! saya tidak khawatir apabila suatu saat mengalami kendala saat berobat. Petugas BPJS SATU! selalu siap memberikan informasi, pendampingan, serta membantu mencarikan solusi apabila terdapat kendala administrasi maupun pelayanan,” ujar Nur Jannah.
Menurutnya, kehadiran petugas BPJS SATU! membuat ia merasa lebih tenang karena tidak bingung ketika membutuhkan bantuan kapan saja selama menjalani pengobatan. Di setiap rumah sakit, informasi mengenai kontak BPJS SATU! dapat ditemukan di area yang mudah diakses, seperti ruang Penanganan Pengaduan dan Pemberian Informasi (PIPP), ruang administrasi, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Hal tersebut memungkinkan peserta untuk langsung menghubungi petugas apabila memerlukan pendampingan, informasi, maupun penyampaian pengaduan. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengenal layanan BPJS SATU!, sehingga kerap merasa kesulitan atau menyampaikan keluhan ketika menghadapi kendala selama memperoleh pelayanan di rumah sakit,” jelas Nur Jannah.
Dampaknya, sambung Nur Jannah, sebagian peserta enggan berobat karena khawatir akan mengalami kesulitan. Padahal, BPJS Kesehatan telah menyediakan berbagai kemudahan, mulai dari layanan administrasi kepesertaan hingga akses terhadap pelayanan kesehatan. Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan beragam kanal layanan non-tatap muka, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165, serta Care Center 165.
“Saya berharap BPJS Kesehatan semakin gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kemudahan akses layanan kesehatan melalui Program JKN, termasuk keberadaan petugas BPJS SATU!. Sangat disayangkan apabila masih ada masyarakat yang belum mengetahui berbagai kanal layanan yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya.
Nur Jannah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RSUD Dr. Soetomo atas pelayanan kesehatan yang diberikan secara sigap dan profesional. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena melalui kehadiran petugas BPJS SATU!, dirinya memperoleh pendampingan penuh selama rawat inap. (bp/md/red)



