
Camat Padang Drs. Jamak Nurwanto, S.P. bersama Kades Babakan Moch. Rival Andrianto dan Ibu Kades saat berfoto bersama perwakilan peserta karnaval yang menerima trofi serta bantuan anggaran partisipasi senilai Rp1 juta di Desa Babakan, Lumajang, Sabtu (12/9). (Foto: SON)
LUMAJANG, BIDIKNASIONAL.com – Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang menggelar Karnaval Budaya Nusantara yang dimeriahkan oleh dentuman sound horeg pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-81 ini mengusung tema “Karnaval Budaya Nusantara: Merawat Tradisi Menghidupkan Budaya”.
Acara dimulai pukul 16.00 WIB dengan titik start di depan Kantor Koperasi Merah Putih (KDMP) Dusun Sumber Wadung, melintasi Dusun Ngaklik, dan berakhir (finish) di Dusun Krajan, dekat Balai Desa Babakan.
Karnaval ini diikuti oleh 16 peserta, yang terdiri dari 15 perwakilan Desa Babakan dan 1 peserta undangan dari Desa Klanting Lor.
Kepala Desa Babakan, Moch. Rival Andrianto, memberikan apresiasi langsung kepada seluruh peserta berupa bantuan dana pribadi sebesar Rp1 juta beserta trofi untuk setiap tim. Langkah ini diambil untuk meringankan beban biaya sekaligus membakar semangat warga. Tidak hanya itu, Kades bersama Ibu Kades juga turut memberikan saweran kepada para penari di sepanjang rute.
“Karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan momentum silaturahmi, kerukunan, gotong royong, serta membangkitkan rasa nasionalisme, persatuan, dan kesatuan,” ujar Kades Rival saat ditemui Bidik Nasional di lokasi acara.
Kades Rival juga mengimbau penonton agar tetap tertib, menjaga kebersihan, serta dilarang keras membawa senjata tajam (sajam) maupun mengonsumsi minuman keras (miras).

Aksi memukau para penari dan peserta dengan kostum megah bernuansa merah dan hitam dalam acara Karnaval Budaya Nusantara memperingati HUT RI ke-81 di Desa Babakan, Kecamatan Padang, Lumajang, Sabtu (12/9). (Foto: SON)
Di lokasi yang sama, Camat Padang, Drs. Jamak Nurwanto, S.P., menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Babakan yang berhasil menginspirasi warga dalam meneruskan perjuangan para pahlawan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Bupati Lumajang, Bunda Indah, untuk meningkatkan seni budaya lokal.
“Kami tetap membatasi penggunaan sound sistem sesuai anjuran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Bupati. Di sisi lain, perputaran ekonomi UMKM di sini sangat luar biasa,” jelas Camat Jamak.
Untuk sektor keamanan, pihak panitia telah berkoordinasi matang dengan Forkopimcam, Kapolsek Padang, dan Koramil.
Camat Jamak juga mengingatkan warga yang bepergian menonton agar memastikan rumah mereka dalam kondisi terkunci aman, serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas bersama. (SON)



