BANYUWANGIJATIM

Ratusan Warga Desa Ketapang Demo Pelabuhan ASDP Banyuwangi, Tuntut Solusi Kemacetan Jalan Raya

General Manager (GM) PT ASDP Cabang Ketapang, M. Syahrianto Heriawan (baju putih rompi), saat menemui warga Desa Ketapang yang menggelar aksi demonstrasi di dalam area Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (28/9/2026). (ist)

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com –  Ratusan warga Desa Ketapang menggelar aksi demonstrasi di dalam Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Senin, 28 September 2026. Massa aksi datang dengan membentangkan spanduk protes bertuliskan “Warga butuh solusi, Warga tidak butuh bibir yang manis”. Pendemo menuntut pihak manajemen ASDP segera mengatasi persoalan kemacetan kendaraan yang kerap mengular di jalan raya sekitar pelabuhan.

Kedatangan warga langsung ditemui oleh General Manager (GM) PT ASDP Cabang Ketapang, M. Syahrianto Heriawan, didampingi Kabag Ops. Polresta Banyuwangi Kompol Idham Kolid dan Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman.

Dalam audiensi tersebut, pihak ASDP menyatakan telah mengakomodir sejumlah aspirasi warga dan berjanji akan mengoptimalkan percepatan pelayanan di dalam pelabuhan guna mengurai antrean.

“Terimakasih, kami bersama-sama perwakilan warga Desa Ketapang, menerima aspirasi tuntutan bapak ibu. Sudah ada beberapa hal yang kami akomodir. Kami berharap bersama-sama berjuang memperlancar jalan, kami berkoordinasi untuk mengalihkan percepatan tidak ada lagi kemacetan. Harapan kami tidak ada lagi antrean kendaraan di jalan, dalam 3 (tiga) hari ini mudah-mudahan dilancarkan,” terang M. Syahrianto Heriawan di hadapan massa.

Syahrianto juga mengimbau warga untuk saling menjaga kondusifitas serta meminta para pengguna jasa penyeberangan agar tertib mengantre.

“Tujuannya bapak ibu saling menjaga, sampaikan juga kepada pengguna jasa agar sabar dan tidak ada yang ngeblong (salip menyalip), dan sampai sini sesuai antrean. Di dalam pelabuhan akan dipercepat, kami juga diawasi orang-orang, kalau ada apa-apa kita hubungi tim Supervisi. Berharap bapak ibu sabar, tenang, dan alhamdulillah, kami berdo’a juga mudah-mudahan tidak ada lagi kemacetan,” tambahnya.

Setelah mendengar penjelasan dari pihak ASDP, Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman meminta warga untuk membubarkan diri dengan tertib dan memercayakan penanganan kemacetan kepada para pemangku kebijakan di pelabuhan.

“Silahkan bapak ibu pulang ke rumah masing-masing, dan percayakan kepada stakeholder yang ada di Pelabuhan. Tetap menjaga kondusifitas wilayah, menjaga ketertiban wilayah Kecamatan Kalipuro, dan kami mengucapkan terimakasih,” jelas AKP Sukirman.

Sementara itu, perwakilan massa aksi, yakni Buang, Yayan, dan Panjol, menegaskan bahwa warga memberikan tenggat waktu selama tiga hari kepada pihak pelabuhan untuk membuktikan janji tersebut. Jika dalam waktu tiga hari ke depan kemacetan parah masih terjadi di jalan raya, warga mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar.

Aksi unjuk rasa ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel gabungan Polresta Banyuwangi, Polsek KP. Tanjungwangi, Polsek Kalipuro, serta personel TNI Lanal Banyuwangi. Hingga massa membubarkan diri, situasi di area Pelabuhan ASDP Ketapang terpantau aman, lancar, dan kondusif. (Dj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button