JATIMMALANG

BPJS Kesehatan Cabang Malang Dorong Penguatan Layanan Optimal Maternal dan Rehabilitasi Medik di FKTP 

MALANG, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), khususnya pada layanan maternal dan rehabilitasi medik. Dalam forum diskusi yang dihadiri oleh perwakilan beberapa Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Kota Malang hal ini turut menjadi sarana masukan untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hernina Agustin Arifin turut mendorong evaluasi pelayanan rehabilitasi medik dan fisioterapi agar lebih mudah diakses oleh peserta JKN di FKTP, Kamis (15/10).

“Penguatan layanan ini diharapkan mampu mendukung penanganan kasus yang sesuai dengan kompetensi dan kapasitas fasilitas kesehatan, sekaligus harapan dari kami yakni bisa mengoptimalkan peran FKTP sebagai lini pertama pelayanan Kesehatan tertama dalam pemanfaatan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) dan pemeriksaan pascapersalinan atau postnatal care serta layanan fisio terapi,” kata Hernina.

Tak hanya itu, dalam forum ini juga menghimpun masukan dari pihak FKTP sebagai bahan evaluasi untuk mendukung penyempurnaan kebijakan pelayanan kesehatan. Berdasarkan data yang dipaparkan, pemanfaatan layanan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) dan pemeriksaan pascapersalinan atau postnatal care (PNC) menunjukkan peningkatan. Sementara itu, angka rujukan maternal dari FKTP ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) juga menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dalam diskusi tersebut, Shofiana selaku PIC dari Klinik Jasa Tirta Medika memberikan masukan terkait pengalaman penyelenggaraan layanan fisio terapi. Pihaknya menyebutkan bahwa ketersediaan alat fisioterapi portabel, seperti infrared, ultrasound, dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan layanan di FKTP.

“Salah satu hal yang masih menjadi tantangan bagi kami adalah kurangnya ketersediaan tenaga fisioterapis karena belum sebanding dengan kebutuhan pelayanan bu. Selain itu pada klinik kami juga sudah lebih berkembang untuk pelayanan fisioterapi yang awalnya ditujukan bagi karyawan Perusahaan saja, kemudian sekarang layanan ini hadir untuk peserta program Prolanis dan masyarakat umum,” ujar Shofiana.

Masukan tersebut memperkuat pembahasan mengenai pentingnya kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta skema pembiayaan yang sesuai nantinya untuk dapat memperkuat kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperkuat kesiapan FKTP khususnya dalam memberikan pelayanan maternal dan rehabilitasi medik yang berkualitas. (bp/ft/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button