BANYUWANGIJATIM

BUMDESMA MAHAKARYA Cluring Cetak Surplus Lampaui Target, Realisasi Dana Sosial Meningkat Tajam

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com –  Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) MAHAKARYA Kecamatan Cluring sukses menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cluring pada Rabu (4/2/2026), kegiatan ini menjadi bukti nyata transparansi dan eksistensi lembaga dalam mengelola pemberdayaan ekonomi desa.

Acara ini dihadiri oleh Plt. Camat Cluring, perwakilan DPMD Kabupaten Banyuwangi, jajaran pengurus operasional, Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, pendamping kabupaten, hingga delegasi dari seluruh desa se-Kecamatan Cluring.

Plt. Camat Cluring, Ahmad Subhan, S.E., M.Si, membuka langsung acara tersebut dengan memberikan apresiasi tinggi. Ia mencatat bahwa pengelolaan unit usaha di bawah naungan BUMDESMA MAHAKARYA terus menunjukkan tren positif.

“Surplus BUMDESMA MAHAKARYA untuk tahun 2025 terpenuhi seratus persen lebih dari rencana awal. Ini merupakan prestasi membanggakan bagi seluruh pengurus,” ujar Ahmad Subhan.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan DPMD Kabupaten Banyuwangi, Solikin, memuji ketepatan waktu pelaksanaan MAD yang dilakukan di awal Februari. Menurutnya, peningkatan surplus ini memberikan optimisme besar untuk target di tahun 2026.

Ketua Dewan Pengawas, Ahmad Fauji Junaidi, memaparkan detail kinerja operasional yang dinilai sangat sehat. Berdasarkan audit bulanan, administrasi buku bank dan neraca keuangan menunjukkan sinkronisasi yang sempurna tanpa selisih.

Capaian angka menunjukkan performa yang solid: Pendapatan UEP: 106,46% (Melampaui target), Surplus Total: 101,69%, Pendapatan Dana Bergulir SPP: 96,60%, Dana Sosial Mencapai nilai tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Meski jasa pengembalian kami termasuk yang terkecil dibanding kecamatan lain di Banyuwangi, kami mampu memberikan dana sosial terbesar bagi masyarakat. Ini adalah esensi dari BUMDESMA,” jelas Fauji.

Direktur BUMDESMA MAHAKARYA, Yudha Yogatama Haris, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berpuas diri. Untuk tahun 2026, manajemen telah menyiapkan rencana anggaran yang optimis dengan fokus pada pembentukan kelompok peminjam baru di setiap desa dan pembukaan unit usaha baru.

“Kami berharap dukungan Kepala Desa untuk membentuk kelompok baru guna meningkatkan angka perguliran. Hal ini akan berbanding lurus dengan peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dialokasikan untuk pemupukan modal, pelatihan, hingga dana sosial bagi warga tidak mampu,” terang Yudha.

Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat, Sunarto, SE, mengingatkan pengurus untuk tetap waspada terhadap tantangan tunggakan yang mulai merangkak naik. Ia meminta seluruh pengurus lebih aktif dan peduli guna memastikan target tahun 2026 tercapai secara maksimal.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat, salah satunya Ketua BPD Desa Sarimulyo, Edy Erliyanto, yang memuji capaian hampir 100% di semua lini.

Musyawarah diakhiri dengan kesepakatan seluruh peserta yang secara aklamasi menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun 2025 tersebut. (Dj/Iwn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button