JABARPANGANDARAN

Reses Komisi I DPRD Pangandaran: Ruhimat Resdiana Serap Aspirasi Warga di Kedungwuluh

PANGANDARAN, BIDIKNASIONAL.com – Kamis (12/2), digelar acara Reses berlangsung di kantor pemerintah desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, bertempat di aula desa. Hadir dalam acara Kepala desa Kedungwuluh, dan stafnya, BPD dan anggota, Babinmas, Ketua PAC PDI Perjuangan beserta para pengurus dan konstituen, Sekretariat DPRD, MUI Desa, Ketua kader PKK, Posyandu, Ketua Karang Taruna dan anggota,

Dalam sambutannya kepala desa kedungwuluh Teti Heryani menyampaikan, “Terima kasih atas titik tempat yang di tentukan,terutama di Aula desa kedungwuluh, harapan aspirasi mudah di sampaikan, dan secepatnya di realisasikan,harapan lain di sampaikan pula titik yang ingin di bangun, Teti inginkan titik pembangunan TPT tanggul cilalay dan pembangunan insfratruktur jalan penunjangnya, harapan segera untuk di bangun oleh Pemda di wilayah desanya pungkasnya, menyampaikan.

Sementara Anggota Dewan Komisi 1 Rohimat Resdiana menyampaikan, Alhamdulillah dalam kesempatan ini kita semua bisa bertemu dalam Kegiatan reses di tahun 2026,semoga kita semua selalu dalam lindungan ya, amin

Perlu saya sampaikan pertemuan ini merupakan penyambung aspirasi masyarakat, dan menjadi pokok bahan pemikiran untuk para Anggota di DPRD, untuk di sambungkan kepada Pemerintah d aerah kabupaten,

Perlu di ketahui juga, kondisi saat ini kabupaten Pangandaran alami fiskal keuangan di tahun 2025, untuk PAD (pendapatan asli daerah) di sektor pariwisata meningkat , sebesar 45 miliar, DBH (dana bagi hasil) kendaraan bermotor, DAU, DAK , dan yang lainya.

Sementara di bidang kesehatan dan pendidikan tetap di prioritaskan, betapa mahal nilai sehat , saya tekankan bila kartu pesertanya tidak aktif jangan heran, hal ini karena adanya penyesuaian, dari pemerintah pusat, bahkan belakangan ini Kementrian Kesehatan dan Kementrian Keuangan tengah menyiapkan rapat dengar pendapat di DPR RI untuk menyikapi kartu peserta yang aktif.

Rohimat menjelaskan yakni di bidang kesehatan, bagi masyarakat yang kartu peserta kesehatannya tidak aktif, jangan bimbang segera untuk aktifasi, hal tersebut di karenakan penyesuaian dari pemerintah pusat,bahkan hal ini Kementrian kesehatan dan kementrian keuangan di undang untuk rapat menyikapi masalah kartu peserta yang aktif, saya pastikan bagi masyarakat Pangandaran khususnya,untuk bidang kesehatan dan pendidikan tetap kami prioritaskan.

Kembali ke fiskal Pemda, untuk pembangunan fisik tahun 2026, direncanakan Rp 70 milyar, dari provinsi 50 milyar dan untuk sisa 20 milyar dari APBD kabupaten.

Lebih dari itu Rohimat menjelaskan di soal KDMP, dikarenakan dalam acara ada seasen tanya jawab yang di sampaikan ketua KDMP kedungwuluh yang menyinggung keterlambatan pemerintah desa yang belum memiliki gerai dan gudang KDMP

Rohimat menjelaskan,kami DPRD sudah mengundang dinas terkait KDKMP yakni, dinas Koperasi, Perdagangan, Perindustrian, dan UMKM, dengan Dinas PMD, kami tekankan untuk lebih menyikapi dengan lebih serius menyikapi program ini, ini program presiden, program pusat,berdampak kepada pemdes dan masyarakatnya, harapan baik KDMP ataupun MBG semestinya di dukung dan direspon oleh semua kalangan masyarakat.

Sepenuhnya kebijakan untuk hal ini, adalah pemerintah desa, didukung sepenuhnya oleh BPD,respon terkuat di masyarakat. (Karsono)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button