GRESIKJATIM

Digitalisasi Layanan JKN Permudah Akses Darurat, Peserta Rasakan Manfaat Mobile JKN

Erik Pratama Putra (ist)

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com –  Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Transformasi layanan berbasis digital yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan dinilai mampu memberikan kemudahan, kecepatan, serta kepastian layanan bagi peserta JKN. Hal ini disampaikan oleh Erik Pratama Putra, seorang pekerja swasta di Gudang Shopee yang telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2014.

“Sejauh ini pelayanannya cepat dan tanggap, apalagi kalau dalam kondisi darurat. Saya merasa sangat terbantu sebagai peserta,” ujar Erik.

Sebagai peserta yang telah terdaftar lebih dari satu dekade, Erik mengaku merasakan banyak perubahan positif dalam sistem pelayanan kesehatan. Ia menilai bahwa digitalisasi membuat proses administrasi yang sebelumnya identik dengan antrean panjang kini menjadi jauh lebih sederhana dan efisien. Menurutnya, kemudahan akses layanan melalui gawai pribadi memberikan rasa aman, terutama saat menghadapi kondisi yang tidak terduga.

“Sekarang semuanya terasa lebih praktis. Tidak perlu datang pagi-pagi hanya untuk mengurus administrasi, cukup lewat aplikasi sudah bisa,” katanya.

Erik mengungkapkan bahwa pengalaman paling berkesan ia rasakan saat proses persalinan istrinya pada Juni 2025 lalu. Dalam situasi darurat pada tengah malam, ia harus segera memastikan seluruh proses pelayanan kesehatan dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Berkat kepesertaannya dalam Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, seluruh layanan dapat diakses tanpa kendala berarti.

“Waktu itu istri mau melahirkan jam 12 malam. Berkat Program JKN, prosesnya cepat dan tidak dipungut biaya sama sekali, jadi saya bisa lebih tenang mendampingi istri,” tuturnya.

Menurut Erik, kecepatan proses tersebut memberikan ketenangan tersendiri bagi keluarganya. Di tengah situasi yang menegangkan, ia tidak lagi dipusingkan dengan persoalan administrasi karena seluruh data kepesertaan sudah terintegrasi secara digital. Hal ini membuatnya dapat lebih fokus mendampingi istrinya selama proses persalinan berlangsung.

“Yang penting saat itu istri dan bayi selamat. Soal administrasi sudah tidak jadi beban lagi karena semuanya bisa diakses lewat aplikasi,” ungkapnya.

Selain Aplikasi Mobile JKN, Erik juga rutin memanfaatkan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) untuk berbagai kebutuhan administratif. Ia mengaku layanan tersebut sangat membantu ketika menghadapi kendala teknis seperti lupa kata sandi atau membutuhkan informasi tertentu terkait kepesertaan. Respons yang cepat dan prosedur yang sederhana menjadi nilai tambah tersendiri baginya.

“Kalau ada kendala seperti lupa password, saya biasanya pakai PANDAWA. Prosesnya cepat dan tidak ribet,” katanya.

Meski telah merasakan berbagai kemudahan, Erik berharap inovasi layanan digital terus dikembangkan. Ia menilai pembaruan fitur secara berkala akan semakin meningkatkan kenyamanan peserta dalam mengakses layanan kesehatan.

“Harapannya pelayanan selalu ramah dan baik di semua titik. Untuk aplikasi sejauh ini sudah sangat membantu, semoga ke depan fiturnya semakin lengkap dan memudahkan peserta,” pungkasnya. (rn/qa/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button