JATIMTUBAN

BPJS Kesehatan dan SPPG Tuban Perkuat Kolaborasi Perlindungan JKN bagi Relawan MBG

TUBAN, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Tuban dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperkuat kolaborasi dalam memastikan perlindungan jaminan kesehatan bagi relawan dan tenaga pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penandatanganan nota kesepahaman pendaftaran tenaga relawan SPPG di Kabupaten Tuban, pada Selasa (12/05).

Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Tuban, Aulia Rizqi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada seluruh relawan mengenai pentingnya perlindungan kesehatan melalui Program JKN. Menurutnya, para relawan yang terlibat dalam penyediaan makanan bergizi perlu mendapatkan jaminan kesehatan agar dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus mendukung keberlangsungan program pemerintah dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

“Harapan saya bukan hanya pimpinan SPPG saja yang terlindungi, tetapi seluruh relawan juga wajib didaftarkan BPJS Kesehatan. Setelah kegiatan ini selesai, kami berharap seluruh yayasan dan kepala SPPG segera mendaftarkan para relawannya,” ujar Aulia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dr Roy Khan mengapresiasi langkah kolaboratif BPJS Kesehatan bersama SPPG dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ia menilai sinergi tersebut turut mendukung percepatan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Tuban sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka stunting melalui penyediaan makanan bergizi yang aman dan sehat.

Roy menjelaskan, saat ini cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Tuban terus meningkat dan mendekati target UHC. Menurutnya, perlindungan kesehatan bagi relawan SPPG menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program MBG sekaligus memastikan kualitas makanan yang disajikan tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Kami ingin seluruh masyarakat Kabupaten Tuban mudah mengakses layanan kesehatan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting agar para relawan yang menyiapkan makanan bergizi juga berada dalam kondisi sehat dan terlindungi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Gianto menegaskan bahwa perlindungan jaminan kesehatan bagi relawan dan tenaga pendukung MBG merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis nasional dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045. Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan, tetapi juga kesehatan seluruh petugas yang terlibat dalam proses penyediaannya.

“Kalau ingin menghasilkan makanan yang sehat, maka seluruh orang yang menyiapkan makanan itu juga harus sehat. Karena itu hari ini kami memastikan seluruh relawan dan tenaga pendukung SPPG terlindungi Program JKN,” ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan bahwa keberhasilan program pemerintah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Ia menegaskan BPJS Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah, yayasan, dan seluruh pengelola SPPG yang terlibat langsung di lapangan.

“Program besar tidak bisa dijalankan sendiri. Kuncinya adalah kolaborasi. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh relawan dan tenaga pendukung MBG dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Selain sosialisasi dan penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan tersebut juga diisi dengan skrining kesehatan bagi kepala SPPG dan relawan sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan para petugas. BPJS Kesehatan juga menjelaskan mekanisme pendaftaran kolektif peserta JKN bagi tenaga relawan dan pekerja di lingkungan SPPG agar proses kepesertaan dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. (ar/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button