JATIMMADIUN

JKN dan Prolanis Muda: Ajak Generasi Produktif Lebih Peduli Kesehatan

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Di tengah padatnya aktivitas dan gaya hidup yang serba cepat, banyak anak muda merasa tubuhnya akan selalu baik-baik saja. Begadang karena pekerjaan, makan seadanya, kurang olahraga, hingga stres yang datang silih berganti perlahan menjadi kebiasaan. Tanpa disadari, pola hidup tersebut mulai meninggalkan jejak pada kesehatan. Penyakit yang dulu identik dengan usia lanjut, seperti hipertensi dan diabetes melitus, kini semakin banyak ditemukan pada usia produktif.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya risiko penyakit kronis pada usia muda, BPJS Kesehatan menghadirkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda. Program ini ditujukan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berusia di bawah 45 tahun yang telah terdiagnosis hipertensi atau diabetes melitus dan masih aktif bekerja, agar kondisi kesehatannya tetap terkontrol dan tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, menjelaskan bahwa tren penyakit kronis pada usia muda terus meningkat akibat perubahan pola hidup masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena apabila tidak dikendalikan sejak dini dapat memicu komplikasi serius di kemudian hari.

“Hipertensi dan diabetes melitus bukan lagi penyakit yang hanya dialami lansia. Saat ini usia muda juga memiliki risiko yang sama akibat pola hidup yang kurang sehat. Jika tidak dikontrol, komplikasinya bisa sangat serius, mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal,” jelas Ita.

Ita menambahkan, melalui Prolanis Muda peserta tidak hanya mendapatkan pelayanan pengobatan, tetapi juga pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Kegiatan dalam Prolanis Muda meliputi edukasi kesehatan, pemantauan kondisi kesehatan secara berkala, pengingat konsumsi obat, pemantauan aktivitas fisik, hingga dukungan kelompok sebaya agar peserta tetap termotivasi menjaga kondisi kesehatannya.

“Prolanis Muda membantu peserta tetap produktif dan memiliki kualitas hidup yang baik. Karena penyakit kronis bukan hanya soal pengobatan, tetapi bagaimana mengelola kondisi kesehatan agar tidak semakin parah,” tambahnya.

Melalui Program JKN, BPJS Kesehatan juga terus mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini risiko penyakit melalui Skrining Riwayat Kesehatan yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811 8 165 165, maupun langsung di FKTP. Ita juga menyampaikan bahwa di balik tubuh yang tampak kuat dan usia yang masih muda, risiko penyakit kronis bisa datang tanpa disadari. Karena itu, menjaga kesehatan sejak sekarang bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Sebab ketika penyakit datang dan komplikasi mulai muncul, yang dipertaruhkan bukan hanya biaya pengobatan, tetapi juga kualitas hidup di masa depan

Bagi Ike Wulan (45), salah satu peserta Prolanis Muda, diagnosis hipertensi yang diterimanya beberapa waktu lalu sempat membuat dirinya terkejut. Sebagai pekerja aktif, ia merasa dirinya masih cukup muda dan tidak pernah membayangkan akan mengalami penyakit kronis.

“Awalnya saya sering pusing dan cepat lelah, ternyata setelah diperiksa tekanan darah saya tinggi. Dari situ saya mulai sadar kalau pola hidup saya memang kurang sehat. Sekarang saya rutin ikut Prolanis, lebih menjaga makan, olahraga, dan kontrol kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Ike, kehadiran Prolanis Muda membuat dirinya merasa tidak sendirian dalam menjalani pengobatan. Selain mendapatkan pemantauan kesehatan, ia juga memperoleh motivasi untuk mulai menerapkan pola hidup sehat secara perlahan.(bp/tk/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button