Polsek Bilah Hilir Imbau SPBU Tolak Pembelian BBM Jenis Bio Solar dan Pertalite Pakai Jerigen

LABUHANBATU, BIDIKNASIONAL.com – Mengantisipasi kelangkaan Bahan bakar minyak ( BBM) Bio Solar dan pertalite Unit reskrim Polsek Bilah Hilir telah melakukan Pengecekan informasi tentang adanya Pembelian BBM 14.227.350 Negeri Lama di SPBU Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu. (6/6/26 ) . sekira pukul 12.00.Wib.
Kapolres labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal saat di konfirmasi awak media menyampaikan, untuk mengantisipasi kelangkaan BBM memberikan himbauan agar SPBU tidak melayani pembelian BBM jenis Bio solar dan pertalite menggunakan Jerigen.
Armen menyampaikan untuk pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM)
1. Bahwa Kuota BBM untuk SPBU 14.227.350 Negeri Lama perbulan adalah :
– BBM jenis Bio Solar sebanyak 360 KL (360.000 Liter)
– BBM jenis Pertalite : 240 KL (240.000 Liter)
– BBM Jenis Pertamax : Tidak ditentukan (tergantung Pemesanan)
– BBM jenis Dexlite : Tidak ditentukan (tergantung pemesanan).
2. Bahwa Pembelian Kuota BBM tersebut di Distribusikan perhari dengan Rata-rata Bio Solar sebanyak 12 KL perhari dan Pertelite sebanyak 8 KL perhari.
3. Bahwa dalam kuota Bio Solar sebanyak 360 KL tersebut terdapat Kuota BBM yang di rekomendasikan untuk Nelayan di Kec. Panai Hilir dan Kec. Panai Tengah sebanyak 110 KL perbulan dengan Jumlah Nelayan sebanyak 109 Nelayan, dengan jatah paling banyak 1500 liter dan paling sedikit 360 Liter perbulan (Tergantung klasifikasi/Kapasitas GT kapal Nelayan dan Jumlah Daya Mesin Kapal/HP).
4. Bahwa BBM untuk nelayan tersebut direkomendasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu, dan didaftarkan di My Pertamina Subsidi tepat oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu untuk mendapatkan Barcode pengisian BBM.
5. Bahwa Pembelian BBM untuk Nelayan tersebut dengan mempergunakan Jerigen dan diangkut dengan Mobil Truk ke Kecamatan Panai Hilir dan Panai Tengah.
6. Bahwa Nelayan yang mendapat Jatah BBM tersebut mendapat Barcode yang berasal dari Pertamina.
7. Bahwa Pendistribusian BBM untuk Nelayan pada umumnya dilakukan pada malam hari agar tidak menimbulkan masalah dengan pengisian BBM yang umum.
8. Bahwa sesuai dengan keterangan mandor SPBU an. ROBIN MANURUNG bahwa di SPBU tidak ada Pembelian BBM jenis Pertalite dan BBM Jenis Bio Solar yang menggunakan Jerigen selain yang diperuntukkan untuk Nelayan.
9. Bahwa Kuota BBM saat ini di SPBU pada hari Sabtu tanggal 06 Juni 2026 sekira pukul 12.30 Wib yaitu :
– Pertalite : Kosong
– Pertamax : Kosong
– Bio Solar : Kosong
– Dexlite : Kosong
Lanjut Armen , kita terus mengecek dan menghimbau kepada SPBU kepada pihak SPBU 14.227.350 Negeri Lama agar tidak melayani Pembelian BBM jenis Bio Solar dan Pertalite dengan memakai Jerigen, kecuali untuk Nelayan yang sudah mendapat Rekomendasi dan mempunyai Barcode.ucap Armen. M. SUKMA


