BANYUWANGIJATIM

LSM KOBRA Banyuwangi Apresiasi 10 Tahun Dedikasi IPWL LRPPN-BI dalam Rehabilitasi Narkoba

Ketua DPC LSM KOBRA Banyuwangi, Daud Djoni, WD. (istimewa)

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com –  Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Komando Bersama Rakyat (DPC LSM KOBRA) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Institusi Penerima Wajib Lapor Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (IPWL LRPPN-BI) Banyuwangi.

Apresiasi ini diberikan atas konsistensi dan dedikasi lembaga tersebut dalam menjalankan visi kemanusiaan serta misi pencegahan dan rehabilitasi narkoba selama sepuluh tahun terakhir.

Ketua DPC LSM KOBRA Banyuwangi, Daud Djoni, WD, menegaskan bahwa peranan IPWL LRPPN-BI sangat krusial dalam menyelamatkan generasi bangsa, khususnya di wilayah ujung timur Pulau Jawa.

“Terima kasih kami sampaikan kepada IPWL LRPPN-BI Banyuwangi atas visi kemanusiaan serta misi pencegahan dan rehabilitasi narkoba yang telah berjalan selama sepuluh tahun ini, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi,” ujar Daud Djoni saat memberikan keterangan kepada awak media bidiknasional.com pada Minggu (18/10/2026).

Daud Djoni menambahkan bahwa pihak LSM KOBRA bersama seluruh jajaran pengurus berkomitmen penuh untuk menjaga hubungan sinergis dan terus berkoordinasi dengan IPWL LRPPN-BI. Langkah ini diambil guna menyatukan visi dan misi dalam rangka mempercepat pemberantasan penyalahgunaan narkotika di masyarakat.

Tidak hanya dengan lembaga rehabilitasi, LSM KOBRA juga aktif membangun jejaring dan berkolaborasi dengan berbagai instansi penegak hukum serta lembaga vertikal terkait. Di antaranya adalah Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, hingga Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

“Kami terus menjalin sinergitas dan koordinasi dengan BNNK, Polresta Banyuwangi, dan Polda Jatim dalam upaya pemberantasan narkoba. Salah satu fokus utama kami adalah memberikan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada generasi muda dan masyarakat luas agar mereka benar-benar menjauhi barang haram tersebut,” jelasnya.

Dalam sosialisasi yang gencar dilakukan, LSM KOBRA senantiasa mengingatkan masyarakat mengenai dampak fatal dari penyalahgunaan narkotika. Menurut Djoni, efek destruktif narkoba tidak hanya merusak kondisi fisik dan mengganggu sistem saraf otak, tetapi juga berujung pada kematian.

Melalui momentum satu dekade kiprah IPWL LRPPN-BI ini, DPC LSM KOBRA Banyuwangi berharap kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba semakin meningkat. Target utamanya adalah menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

“Harapan besar kami, wilayah Kabupaten Banyuwangi dapat sepenuhnya bersih dari peredaran narkoba. Mari kita wujudkan hidup sehat tanpa narkoba agar Banyuwangi semakin Bersinar (Bersih dari Narkoba),” pungkas Daud Djoni. (spt/sgg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button