
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama memimpin prosesi serah terima jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Polres Grobogan, Senin (2/11/2026). (Foto: Istimewa)
GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com – Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polres Grobogan mengalami pergantian melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan pejabat baru yang digelar di Lapangan Tribrata Mapolres Grobogan, Senin (2/11/2026).
Pergantian tersebut meliputi jabatan Kabag SDM, Kapolsek Klambu, Kapolsek Karangrayung, dan Kapolsek Penawangan. Dalam kesempatan yang sama, Polres Grobogan juga melaksanakan pelantikan Kasat Binmas dan Kasi Propam.
Kegiatan yang dipimpin Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier personel sekaligus penyegaran kepemimpinan di lingkungan kepolisian.
Dalam rotasi jabatan tersebut, Kompol Lamsir yang sebelumnya menjabat Kabag SDM Polres Grobogan mendapat penugasan baru di Polrestabes Semarang. Posisi yang ditinggalkannya kini dipercayakan kepada Kompol Riyadi Supriadi, yang sebelumnya menjabat Kabag SDM Polresta Surakarta.
Sementara itu, AKP Masngud Afandi mendapat amanah sebagai Kasat Binmas. Jabatan Kapolsek Klambu dipercayakan kepada AKP Suharyono.
Perubahan juga terjadi di jajaran kepemimpinan tingkat polsek. AKP Sutarjo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Penawangan kini mendapat tugas sebagai Kasi Propam. Jabatan Kapolsek Penawangan selanjutnya diemban IPTU Ali Sofan.
Adapun IPTU Moenadi, yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit Samapta Polsek Penawangan, dipercaya menduduki jabatan Kapolsek Karangrayung menggantikan AKP Sunarto.
Dalam arahannya, AKBP Endhie Pratama menyampaikan bahwa mutasi merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri yang berkaitan dengan pembinaan karier, kebutuhan institusi, dan penyegaran pelaksanaan tugas.
Menurutnya, pergantian jabatan tidak hanya berkaitan dengan penempatan personel, tetapi juga membawa tanggung jawab baru yang harus dijalankan secara profesional.
“Setiap jabatan ada masanya, dan setiap masa ada orangnya. Jabatan akan datang dan pergi. Yang tinggal dan dikenang orang adalah jejak kerja serta nama baik yang kita tinggalkan ketika masa itu selesai,” ujar Endhie.
Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan harus dimaknai sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Integritas, menurutnya, menjadi salah satu prinsip utama yang harus dijaga setiap pejabat dalam melaksanakan amanah institusi.
Khusus kepada Kabag SDM yang baru, Kapolres meminta agar pengelolaan sumber daya manusia dilakukan secara profesional, adil, dan transparan. Hal tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kepangkatan, mutasi, pendidikan, pemberian penghargaan hingga penegakan disiplin anggota.
Arahan juga diberikan kepada Kasat Binmas agar meningkatkan pembinaan dan komunikasi dengan masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan dinilai penting dalam membangun kedekatan antara kepolisian dengan warga serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat
Sementara kepada Kasi Propam, Kapolres menekankan pentingnya pengawasan internal yang dilaksanakan secara objektif dan tidak tebang pilih. Pengawasan tersebut diharapkan mampu mencegah pelanggaran sekaligus memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Kepada para Kapolsek yang baru, Endhie meminta agar segera mengenali kondisi dan karakteristik wilayah tugas masing-masing. Koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat desa juga perlu diperkuat.
Ia menegaskan bahwa pelayanan di tingkat polsek menjadi salah satu bagian penting dari hubungan kepolisian dengan masyarakat.
“Polsek adalah pintu pertama yang diketuk masyarakat ketika membutuhkan polisi. Pastikan setiap laporan warga diterima dengan ramah dan ditindaklanjuti dengan cepat. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur di wilayah agar pelayanan kepolisian benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.
Selain menyoroti pergantian jabatan, Kapolres Grobogan turut mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim hujan. Para Kapolsek diminta melakukan pemetaan wilayah rawan banjir dan tanah longsor serta membangun koordinasi dengan BPBD dan pemerintah desa.
Jajaran Polres Grobogan juga diminta mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 November 2026.
Menutup arahannya, AKBP Endhie Pratama menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas pengabdian dan kontribusi selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Grobogan. Ia juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan jabatan tidak semata-mata diukur dari posisi yang diemban, melainkan dari tanggung jawab, dedikasi, dan manfaat pekerjaan bagi masyarakat.
Laporan: Heru Budianto



