Mimpi Armuji Balon Wawali Surabaya Mendampingi Eri Cahyadi


SURABAYA, JATIM, BN-Banner ukuran panjang kurang lebih enam meter kali lebar dua meter bertuliskan Mas Eri Cak Ji Penerus Bu Risma terpampang jelas ketika salah satu anggota DPRD Propinsi Jawa Timur Armuji menggelar acara sosialisasi bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Surabaya di Gedung Wanita Kalibokor Surabaya, kamis (23/01/2020).
Ditemui wartawan disela-sela kegiatannya, Armuji menjelaskan bahwa dirinya adalah Bakal Calon Wakil Wali kota Surabaya di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Wali kota (Pilwali) periode tahun 2020 besok. Sudah sewajarnya jika ia berkeinginan berpasangan dengan salah satu sosok pemimpin, Kepala birokrasi di Pemerintah Kota Surabaya yang notabene posisi yang telah dijabat, selama sepuluh tahun, sama persis prestasinya seperti wali kota yang sekarang memimpin.
“Misalkan itu benar dan nanti memang benar mas Eri Cahyadi ditunjuk sebagai calon Wali kota oleh Bu Risma sebagai pengganti dirinya maka, itulah keinginan yang saya impikan, saya yang ingin bergandengan tangan. Harapan saya, Eri sebagai Walikotanya dan saya sebagai wakil walikotanya, ” terang Armuji.
Armuji yang akrab dipanggil cak Ji ini menjelaskan, merupakan sebuah wacana pribadi yang mana harapan kerjasama antara politisi dan birokrasi berpengalaman dan tentunya akan melanjutkan program kerja wali kota yang terdahulu, sehingga program-program kerja pemerintah kota yang lama terus berkesinambungan.
“Saya menilai dari menjabat sebagai Kepala Dinas DKP dan sekarang menjabat sebagai kepala Bappeko Pemkot Surabaya, kerjasama antara Eri Cahyadi selaku bawahan dengan Walikota (Risma) benar-benar membuahkan hasil kerja nyata dan dapat dinikmati oleh seluruh warga di Surabaya,” ujarnya.
Disinggung terkait Eri Cahyadi sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ketika namanya dibawa-bawa dalam acara hari ini yang dikhawatirkan menyalahi aturan, Cak Ji menegaskan tidak ada yang salah.
“Inikan keinginan saya, kesalahannya dimana coba tunjukkan !, saya kan berkeinginan berpasangan dengan salah satu kepala birokrasi yang sekarang menjabat sebagai kepala Bappeko, wajar kan kalau saya ingin berpasangan dengan sosok milenial yang track record prestasi kerjanya jelas,” ucapnya.
Kenapa memilih calon Wali kota ? Armuji Mantan Kepala DPRD kota Surabaya periode 2014-2019 ini menegaskan sudah selayaknya ia memberikan kesempatan bagi yang muda untuk menjadi pemimpin atau sebagai Walikota.
“Saya akan berikan kesempatan untuk yang muda menjadi walikota. Karena saya sendiri telah menjabat sebagai pejabat publik kurang lebih dua puluh tahun lebih sebagai anggota DPRD kota Surabaya yang tahu kapan kota ini berkembang, kapan kota ini maju dan mas Eri sosok milenial, yang masih muda, yang masa depannya mudah-mudahan akan lebih baik lagi. Jangan yang tua-tua, bisa jadi itu menjadi kemunduran jika yang tua didepan,” tegas Armuji.
Apakah Eri Cahyadi mengetahui hal ini ? Cak Ji menerangkan yang bersangkutan tidak mengetahui tentang cara saya ini. Bahkan kami tidak pernah berkoordinasi.
“Langkah selanjutnya ya terserah mas Eri sendiri. Apakah nanti kami benar berpasangan atau tidak ya terserah yang bersangkutan,” bebernya.
Armuji mengaku terkait undangan sosialisasi bersama IPSM sekarang ini adalah menggali keluh kesah petugas IPSM yang dalam kesehariannya bekerja membantu pemerintah kota mengatasi 26 permasalahan sosial di kota surabaya.
“Mereka meminta perhatian karena teman-teman, piur bekerja sosial, yang tidak ada honornya. Acara seperti ini sudah lama saya lakukan, bukan hanya pada saat reses. Pada saat saya bertemu dengan merekapun selalu saya sampaikan. Hari ini bersama IPSM saya menggelar dialog. Saya menyerap aspirasi mereka. Monggo membuat proposal. Ada dana hibah dari APBD propinsi yang dapat dipergunakan untuk membantu mereka, ” pungkasnya. (boody)



