
PASAMAN, BIDIKNASIONAL.com – Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasaman kembali ditegaskan melalui penyaluran beasiswa pendidikan Program Pasaman Cerdas Tahun 2026.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, secara langsung membuka kegiatan sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa kepada ratusan mahasiswa, Jumat 23 Januari 2026, di Aula Balerong Anak Nagari, Kompleks Rumah Dinas Bupati Pasaman.
Program yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Pasaman tersebut tahun ini menjangkau 426 mahasiswa dari 12 kecamatan, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp418 juta.
Para penerima tersebar di 45 perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, menunjukkan luasnya jangkauan manfaat zakat pendidikan yang dikelola secara terstruktur oleh BAZNAS.
Ketua BAZNAS Pasaman, H. Asnil M., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah umat yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh penerima.
“Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya, tetapi amanah zakat yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi dan memberi kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh terhambat oleh persoalan ekonomi.
“Melalui Program Pasaman Cerdas ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi anak Pasaman yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan biaya,” tegasnya.
Lebih jauh, program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, pemerintah daerah bersama BAZNAS juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN dan pelaku usaha, untuk meningkatkan kepedulian dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
Program Pasaman Cerdas sendiri merupakan salah satu program unggulan daerah yang secara konsisten menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses pendidikan tinggi.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan program ini tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun masa depan Pasaman yang lebih cerdas dan sejahtera. (Ref)



