Connect with us

BPJS Kesehatan Surabaya Terima Kunjungan Kusnan Bakul Kopi dan M. Sholeh

51 views

JATIM

BPJS Kesehatan Surabaya Terima Kunjungan Kusnan Bakul Kopi dan M. Sholeh

Kedatangan Kusnan Hadi Bakul kopi bersama M Sholeh disambut oleh Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya Herman Dinata Mihardja yang didampingi oleh Kepala bidang SDM Umum & komunikasi Publik Dhani Rahmadian dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (Kabid KPP) Wiedho Widiantoro (03/04)

SURABAYA, JATIM, BN-Jum’at, 4 April 2020 sekira pukul 13.00 wib, Kusnan Hadi Bakul kopi bersama M Sholeh selaku kuasa hukumnya mengunjungi BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama (KCU) Surabaya di Jl. Dharmahusada 2 Surabaya.

Kedatangannya langsung disambut oleh Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya Herman Dinata Mihardja yang didampingi oleh Kepala bidang SDM Umum & komunikasi Publik Dhani Rahmadian dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (Kabid KPP) Wiedho Widiantoro.

Sebagai informasi, Kusnan Hadi merupakan bakul kopi di Surabaya sekaligus peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan tercatat sebagai peserta kelas satu.

Kusnan melalui kuasa hukumnya M. sholeh menggugat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 Tentang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan. Gugatan resmi didaftarkan pada Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jumat (1/11/2019).

“Terimakasih kepada BPJS kesehatan Surabaya, kami dan rombongan diterima dengan sangat baik. Dipertemuan tadi kami menyerahkan salinan putusan Mahkamah Agung (MA) kepada BPJS Kesehatan untuk segera dilanjutkan ke pusat, ” ujar Kusnan kepada wartawan usai pertemuan (3/04/2020).

M. Sholeh menyerahkan salinan putusan MA kepada Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya Herman Dinata Mihardja,

Ia menjelaskan bahwa Putusan MA seharusnya segera dieksekusi oleh presiden. Masyarakat tidak harus menunggu sampai sembilan puluh hari seperti yang dibahas dimedia.

“Jadi keinginan kami,untuk pembayaran yang saat ini belum diturunkan,keinginan kami satu dua hari kedepan dapat dilaksanakan oleh presiden atau secepatnya Presiden menjalankan putusan MA tersebut dan bisa di amini oleh BPJS kesehatan pra bayar, ” pintanya.

“Pembayaran yang saat ini masih belum dilaksanakan oleh warga, ya tetap menunggu. Tapi kami berharap dalam satu dua hari kedepan iuran kembali normal. Terlepas sekarang kondisi negara masih fokus dalam keadaan seperti ini. Kemarin saja presiden menyampaikan bahwa pembayaran PLN saja dalam tiga bulan kedepan diberikan penggratisan, dengan adanya kebijakan seperti itu presiden seharusnya mengeksekusi dengan cepat,” imbuhnya.

Pasca putusan MA terkait iuran BPJS Kesehatan batal naik sambung Kusnan, Presiden tinggal membuat kebijakan baru, sebab hal ini akan menyangkut masyarakat banyak.

“Kalau kita menunggu atau masyarakat menunggu sampai sembilan puluh hari atau tiga bulan, kasihan masyarakat mas. Belum tentu uang mereka yang sudah dibayarkan ketika bulan ini dikembalikan,” kata Kusnan.

Bicara manfaat JKN-KIS, secara pribadi Kusnan Hadi Bakul Kopi ini menyatakan manfaatnya sangat besar.Bagi mereka yang belum menjadi peserta BPJS kesehatan, sudah menjadi kewajiban sebagai warga negara untuk menjadi peserta.

“Ikutlah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Saya mendukung penuh program pemerintah yang satu ini. Saya tetap mendukung pemerintahan ini. Dengan cara menggugat adalah salah satu bentuk peduli atas apa yang menjadi keinginan saya. Seperti saat kemarin masyarakat berbondong-bondong turun kelas,saya sendiri tidak melakukan turun kelas. Saya mau mendapatkan layanan yang sesuai dengan kelas kepesertaan saya. Saya tetap memilih kelas satu. Namun BPJS kesehatanpun harus melakukan pembenahan disegala lini,” himbau Kusnan.

Dari kiri : M. sholeh kuasa hukum, Herman Dinata Mihardja Kepala BPJS Kesehatan Surabaya dan Kusnan Hadi saat memberikan keterangan pers

Pada kesempatan yang sama Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya Herman Dinata Mihardja menjelaskan pertemuan hari ini adalah silaturahmi peserta JKN – KIS, pak Kusnan dan wakil sebagian warga surabaya bapak M. Sholeh kaitannya dengan keluhan putusan MA untuk iuran supaya kembali seperti semula.

“Tentunya kami dari BPJS kesehatan dengan adanya masukan dari teman-teman ini kita akan segera sampaikan ke kantor BPJS Pusat. Supaya keinginan mereka segera tersampaikan dan ada tindak keberlanjutan, ” ungkapnya (03/04).

“Aspirasi dari daerah-daerah seperti yang disampaikan oleh beliaunya (pak Kusnan dan rombongan) tentunya akan selalu kami sampaikan. Agar tentunya untuk bisa memacu percepatan supaya pemerintah juga memberikan perhatian, ” tutup Herman. (boody)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in JATIM

To Top
%d blogger menyukai ini: