28/01/2022

BIDIK NASIONAL

Berita Investigasi

Bantuan Program DAK-RTLH Dinas Perkim Jombang Ke Desa Bakalanrayung

3 min read

Kepala desa Bakalanrayung, Budiono SPd, berpose di salah satu rumah warga yang sudah selesai direhab melalui program DAK-RTLH tahun 2021

JOMBANG, bidiknasional.com – Beberapa pekan lalu Kantor Dinas Perkim (P.U.Perumahan dan Pemukiman) Kabupaten Jombang melakukan beberapa kegiatan ,diantaranya bantuan bedah rumah.

Kepala Dinas Perkim Jombang Ir. Heru Widjajanto, MSi pada pelaksanaan kegiatan tersebut sempat mengatakan, “Tahun ini Dinas Perkim Kabupaten Jombang, melalui Bidang Pengembangan kawasan Perumahan, melaksanakan kegiatan program bantuan Dana Alokasi Khusus untuk Rumah Tidak Layak Huni (DAK-RTLH). Program ini bersumber dari DAK Kementrian PUPR atau APBN tahun anggaran 2021” Ujarnya.

Dikatakannya lagi, “Sasaran peningkatan kualitas rumah tidak layak huni dari DAK-RTLH tahun 2021 di Kabupaten Jombang, salah satunya sejumlah 50 unit rumah di desa Bakalanrayung.  Kami sudah menyalurkan DAK-RTLH, sebesar Rp 1 milyar. Dan masing-masing RTLH mendapat bantuan Rp 20 juta. Penyaluran bantuan ini langsung masuk kedalam rekening penerima bantuan.” Pungkas Heru.

Kepala Dinas Perkim mengatakannya , bahwa bantuan Rp 20 juta tersebut, dengan rincian Rp. 17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp. 2,5 juta untuk upah kerja.
“Prioritas program bedah rumah DAK-RTLH, yakni kondisi lantainya diplester dan dindingnya yang layak huni. Karena pada intinya, program bedah rumah DAK-RTLH bertujuan menyediakan rumah yang layak dihuni baik dari segi kesehatan maupun keamanan.” Ujarnya.

Pada program bedah rumah DAK-RTLH, merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. “Dengan demikian diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga sudah tidak ada masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak dihuni,” Pungkasnya.

Kepala Dinas Perkim Jombang menambahkan,” Memang program DAK-RTLH ini berasal dari Kementriaan PUPR, namun program ini tidak akan bisa berjalan sendiri dan perlu bersinergi pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah” Ujarnya.

Saat itu juga Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Perumahan Dinas Perkim Syaiful Anwar ST. juga mengatakan” Pada intinya harus bersinergi, sehingga masyarakat betul-betul hidup dengan baik dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ujarnya.

Ia  menambahkan program DAK-RTLH dengan total bantuan setiap unit rumah masing-masing sebesar Rp 20 juta tersebut difokuskan pada RTLH milik masyarakat dengan penghasilan rendah.

“Dan untuk pelaksanaan bedah rumah program DAK-RTLH di desa Desa Bakalanrayung, saat ini sudah terealisasi 100 persen. Dan bantuan ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh keluarga penerima manfaat. Tentunya kita sangat bersyukur pelaksanaan program ini berjalan lancar. Semoga program ini bisa membawa banyak manfaat bagi masyarakat, dan dapat mensejahterakan masyarakat.” Pungkas Syaiful.

Saat itu juga ditempat terpisah Kepala desa Bakalanrayung, Budiono SPd, mengatakan tahun ini Desa Bakalanrayung, mendapat bantuan DAK-RTLH.

“Ada 50 penerima bantuan bedah rumah atau rehabilitasi RTLH di Desa Bakalanrayung yang tersebar di beberapa dusun yaitu Dusun Panemon, Roworayung, Bakalan, Bebekan, Maderejo dan Dusun Roworejo. Bantuan tersebut dibiayai oleh program Dana Alokasi Khusus Rumah Tidak Layak Huni (DAK-RTLH) tahun 2021” ungkapnya.

Menurut Budiono, masyarakat penerima bantuan  DAK-RTLH sangat lega dan senang. Karena berkat DAK-RTLH dari Dinas Perkim Jombang ini bisa meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tak layak huni, menjadi layak huni. Sehingga dapat menciptakan suasana  keluarga yang sehat, harmonis sekaligus lingkungan yang nyaman dan  bersih.

“Jadi warga sangat senang atas bantuan bedah rumah ini, warga tersenyum bahagia karena mendapatkan bantuan DAK-RTLH ini. Atas nama pemerintah desa Bakalanrayung, dan warga, saya mengucapkan terima kasih kepada Kementrian PUPR, Dinas Perkim Jombang, dan pihak terkait lainya, yang telah memberikan bantuan bedah rumah didesa kami.” Tutur Budiono.

Selain itu, kami berharap desa Bakalanrayung tahun berikutnya kembali diberikan bantuan DAK-RTLH atau yang sejenisnya. Karena masih banyak warga di Desa Bakalanrayung yang tinggal di rumah tak layak huni. Namun belum tersentuh bantuan semacam ini.

“Semoga program DAK-RTLH ini terus berjalan, dan terus mengurangi jumlah rumah warga yang tak layak huni.” Ujar Budiono. (Tok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

bidiknasional.com/by_boodysank@gmail.com | Newsphere by AF themes.