Diduga Ilegal, Aktivitas Galian C Dikeluhkan Warga Aek Matio Kelurahan Sirandorung

Aktivitas Galian C menggunakan alat berat di aek matio, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu
Truk melintas setiap hari, pagi hingga sore mengakibatkan jalan penghubung antara aek matio dan kampung sawah mengalami rusak berat, serta menyebabkan polusi udara
Daerah Padat Penduduk, Dampak Longsor dan Polusi Udara
LABUHANBATU, BIDIKNASIONAL.com – Aktivitas Galian C yang menggunakan alat berat di aek matio, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, dikeluhkan warga.
Warga menganggap kegiatan tersebut mengakibatkan polusi udara. Salah satunya tambang galian C ilegal yang beroperasi di sekitar aek matio tersebut padat penduduk dan di khawatirkan terjadi hujan bisa longsor yang bisa berakibat fatal karena lokasi hanya berjarak sekira tiga puluh meter dari lokasi Galian C.
Disinyalir penambang galian C yang ada di wilayah kelurahan sirandorung ada pengondisian pada oknum tertentu setiap bulan guna, membekingi tambang tersebut.
Diketahui Galin C yang dikelola oleh warga sipil MRP saat di konfirmasi awak media ,Senin, (31/1/22) Sore, melalui selulernya terkait ijin Galian C miliknya, pemilik tambang tersebut mengatakan tidak mengantongi ijin/ ilegal, diduga sudah beroperasi sekitar kurang lebih hampir satu tahun .
Akibat dari aktivitas tambang galin C itu, jalan penghubung antara aek matio dan kampung sawah mengalami rusak berat, selain itu menyebabkan polusi udara.
Pengelola tambang galian C ilegal ini di duga telah mengondisikan setiap bulan, karena setiap siapa saja yang datang dipersilahkan datang satu perwakilan menemui salah satu pengawas, karena tambang ini berkelanjutan.
Salah satu warga aek matio WN dan FI warga setempat mengatakan, jalan aek matio menjadi rusak, aspalnya mengelupas, pecah-pecah dan berlubang/ jeglong-jeglong dan di khawatirkan hujan turun akan berakibat bisa terjadi longsor.
“Kalau kondisi ini terus menerus sangat membahayakan warga sekitar galian C dan penggunaan jalan, apalagi truk-truk melintas setiap hari, dari pagi hingga sore ,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Di sisi lain, Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti saat di temui awak media, Rabu, (2/2/22) sekira pukul 11.00 wib, melalui personil yang sedang piket di ruang ADC mengatakan, pak Kapolres ada giat di luar pak.
Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, Kapolres Anhar Arlia Rangkuti belum dapat di konfirmasi terkait Galian C tersebut.
(M.SUKMA)



