06/10/2022

BIDIK NASIONAL

Berita Investigasi

Kejari Lamongan Hentikan Tuntutan Perkara Pencurian dengan Restorative Justice

3 min read

Kejaksaan Negeri Lamongan menghentikan penuntutan perkara pencurian dengan pendekatan restorative justice (RJ) atau restorasi keadilan.

LAMONGAN, BIDIKNASIONAL.com
Menghentikan penuntutan perkara pencurian dengan pendekatan restorative justice (RJ) atau restorasi keadilan yang melibatkan tersangka atas nama Suedi Lukito oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan.

Perkara tersebut merupakan tindak pidana umum untuk pertama kalinya yang dihentikan penuntutannya sejak Kejaksaan Lamongan ini ada,” ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Lamongan Agung Rokhaniawan.

Proses perjalanan perkara tersangka pencurian atas nama Suedi Lukito yang disangkakan Pasal 362 KUHP.

“Hal ini dilakukan untuk merespon nilai-nilai keadilan dalam masyarakat. Hingga memperoleh Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP).

Proses penghentian perkara ini, kata Kasipidum Agung, dimulai dari profiling melalui tokoh masyarakat dan korban.

Kemudian dilanjutkan dengan jaksa selaku fasilitator untuk melakukan perdamaian antara tersangka dan korban,” kata Kasipidum. Kamis (22/09).

“Hasil dari kesepakatan tersebut kemudian diajukan persetujuan kepada pimpinan Kejaksaan Tinggi Jatim dan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) yang akhirnya disetujui oleh Kejagung.

Hal tersebut setelah 3 hari dengan mempertimbangkan nilai-nilai keadilan pada masyarakat.

Dikatakan, respon positif selanjutnya diterima oleh Kejaksaan Negeri Lamongan dengan adanya restorative justice atau restorasi keadilan antara kedua belah pihak yaitu korban dan terdakwa.

Awalnya, menurut Agung, perkara ini yakni pada hari Minggu tanggal 10 Juli 2022 sekira pukul 07.30 WIB bertempat di rumah korban Nur Azizah Binti Sukono.

“Tepatnya di Dusun Simbatan RT/RW 004/001 Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan.

“Bermula niat tersangka yang ingin mengambil Ijazahnya di rumah mantan Istrinya yaitu korban Nur Azizah. Sesampainya dilokasi terdakwa langsung masuk kedalam rumah melalui pintu depan yang saat itu tidak terkunci,” beber Agung.

Selanjutnya, dijelaskan, tersangka langsung menuju ke dalam kamar mantan istrinya dan sesampainya didalam kamar tersangka memeriksa lemari ternyata tidak menemukan ijazahnya.

Disamping itu, saat itu terdakwa melihat 1 buah hp merk Samsung A52 warna hitam yang merupakan milik korban yang berada di atas meja dalam kamar.

“Kemudian timbul niat tersangka untuk mengambil handphone tersebut,” terangnya.

Oleh sebab itu tersangka masih sakit hati dan cemburu terhadap korban Nur Azizah yang tidak lain adalah mantan istrinya karena telah diceraikan olehnya.

Selain mengambil handphone, ungkap Agung, tersangka juga mengambil celana dalam korban sebanyak tujuh buah.

Kemudian tersangka balik pulang kerumahnya dan langsung menuju ke kandang bebek untuk menyimpan sementara barang –barang tersebut didalam tumpukan kardus miliknya

Meski demikian, tujuan tersangka melakukan pencurian handphone dan celana dalam wanita milik mantan Istrinya tersebut.

“Karena tersangka masih sayang, suka dan tidak terima atas ditalaknya tersangka oleh mantan Istrinya, yaitu Nur Azizah,” tutur Agung.

Singkat waktu, disampaikan kembali oleh Agung, akhirnya Kejaksaan Lamongan memutuskan untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan setelah memperhatikan beragam pertimbangan.

Termasuk diantara salah satunya, adalah antara korban dan terdakwa sepakat menyelesaikan secara musyawarah.

Serta adanya itikad baik antara terdakwa dengan korban untuk saling memaafkan. Apalagi keduanya ini dulunya adalah sepasang suami istri,” tandas Agung.

Ditambahkan, pada waktu penyerahan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP). Korban juga menyampaikan agar Suedi Lukito dapat kembali lagi ke masyarakat dan dapat bekerja kembali dengan baik.

Dalam pesan korban kepada Suedi Lukito adalah agar dapat mengikhlaskan perceraian tahun 2021 kemarin. Oleh karena itu, statusnya bukan lagi sebagai suami istri. Namun demikian, diharapkan masih tetap bersaudara.

Penulis : Bang IPUL / Tian
Editorial : Budi Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

by boodysank/bidiknasional.com/bidiknasional@yahoo.com | Newsphere by AF themes.