DELI SERDANGSUMUT

Usai Ombudsman Sumut Sidak Lift, 5 Personil Bandara KNIA Dinonaktifkan

DELI SERDANG, BIDIKNASIONAL.com – Bandara KNIA diakhir bulan April 2023 gempar atas temuan jasad pengunjung wanita. Kuat dugaan meninggal akibat luka serius usai keluar dan jatuh dari depan pintu lift, Senin (24/4/23) petang.

Selanjutnya ditemukan setelah tiga (3) hari dalam kondisi mulai membusuk hingga mengeluarkan bau tak sedap, ditambah lagi beredar video amatir yang diunggah media sosial tiktok yang menunjukkan CCTV dalam lift saat kejadian jatuhnya Asiah Sinta Dewi Hasibuan, pengunjung warga Medan Sunggal.

Hal tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak. Termasuk Ombudsman Sumut, dan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar, S.Sos bersama tim terpantau langsung keliling Bandara KNIA melakukan pengecekan kondisi lift dan CCTV sambil sesekali membuat catatan di buku yang dia pegang, Senin (1/5/23) mulai pagi hingga lepas waktu zhuhur.

Pada sidak tim Ombudsman Sumut yang tampak dikerumuni pihak Bandara KNIA dengan memberikan keterangan dan menunjukan lokasi temuan jasad pengunjung tersebut oleh Head of Communications PT. Angkasa Pura Aviasi.

Dedi Al Subur mengatakan jika lift dimaksud tidak dapat dilihat langsung untuk dicek. Beralasan sedang dalam penanganan Polisi.

Menurut Dedi Al Subur, lift berdinding kaca disebelah lift tempat ditemukan alm. Asiah diyakini dapat dijadikan acuan. Bentuk konstruksi lift dimana ditemukan korban, sama persis dengan lift yang dia tunjuk untuk dikutip tim Ombudsman Sumut menjadi bagian dari bahan investigasi.

“Lift tempat ditemukan jasad (Asiah) pengunjung tersebut tidak dapat dilihat karena sekelilingnya tembok beton,” terang Dedi Al Subur.

Sementara itu, Kasat Reskrim Mapolresta Deli Serdang yang menangani kasus temuan jasad mulai membusuk di bawah lift tersebut ketika diminta informasi perkembangan kasusnya, belum menanggapi.

Belakangan, pihak PT.Angkasa Pura II, selaku induk usaha PT.Angkasa Pura Aviasi yang merupakan pemegang lisensi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) di Bandara KNIA ini, diketahui telah melakukan langkah dukung penuh proses oleh pihak berwenang (Kepolisian).

Atas insiden tersebut, Dedi Al Subur juga mengatakan bahwa President Director PT.Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin turut menyampaikan rasa kedukaan yang mendalam kepada keluarga korban saat lakukan siaran persnya.

“Atas nama grup perusahaan Angkasa Pura II, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas atas kejadian ini. Kami berupaya agar Bandara Kualanamu (KNIA) dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Dedi Al Subur mengulang ucapan Muhammad Awaluddin.

Juru bicara Bandara KNIA itu juga menegaskan atas dampak meninggalnya pengunjung yang disebabkan terjatuh dari lift. Tertanggal 1 Mei 2023, Dirut PT.Angkasa Pura Aviasi Achmad Rifai telah menonaktifkan lima (5) personel yang bertugas di Bandara KNIA.

Yakni dua (2) orang Pejabat Senior Manager yang membidangi fungsi Operasi dan Teknik, serta tiga (3) orang dari personel Operation Security yang membidangi CCTV Operator.

Laporan: Hs

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button