
Direktur Utama (Dirut) RSUD Dr. Soetomo Prof. Dr. Cita Rosita Sigit (Foto: ist)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – RSUD Dr. Soetomo Provinsi Jawa Timur tahun ini kembali mengaggarkan belanja Barang dan jasa senilai Rp 1,170 triliun.
Angka tersebut mengalami kenaikan Rp 27 miliar dari Belanja Barang dan Jasa tahun anggaran 2024 yang ditetapkan Rp 1,143 triliun atau naik Rp 268 miliar dari Rp 901 miliar tahun anggaran 2023.
Kenaikan anggaran belanja Barang dan Jasa pada RSUD Dr. Soetomo ini di nilai berlawanan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.
Apa lagi separuh dari pagu anggaran belanja Barang/Jasa di ketahui untuk Tunjangan Beras PPPK Paruh Waktu Tenaga Kesehatan Rp 509 miliar.
Hingga berita di kirim ke meja redaksi belum diketahui secara pasti apa latar belakang kebijakan angaran tunjangan beras utuk PPPK Tenaga Kesehatan itu, bagaimana mekanisme pelaksananya, serta metode pemilihan penyedianya, atau distributor yang medapat tender?
Penelusuran wartawan melalui SiRUP LKPP Satuan Kerja RSUD Dr. Soetomo, Belanja Barang/Jasa tahun 2025, terdiri dari 368 paket penyedia senilai Rp 492 miliar, 93 paket swakelola dengan pagu Rp 677 miliar total paket 461 dengan total pagu Rp 1,170 Triliun.
Dalam rangka memenuhi hak publik mengetahui informasi yang tepat dan akurat perihal belanja tunjangan beras PPPK Tenaga Kesehatan diukur dari aspek kebutuhan, jumlah, pembiayaan, kualitas, danmanfaat yang diperoleh.
Redaksi akan mengajukan permohoan wawancara kepada Direktur RSUD Dr. Soetomo Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber.
Penulis : Toddy Pras H
Editor : Budi Santoso


