
PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com – Kemajuan teknologi informasi telah berkembang pesat dan membuka peluang yang besar dalam memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat. BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Program JKN turut berperan aktif dalam memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut dengan menghadirkan layanan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN yang dirancang untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan secara lebih praktis dan efisien.
Salah satu peserta JKN yang merasakan langsung manfaat fitur antrean online di Aplikasi Mobile JKN adalah Afida Azarin, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Afidah mengaku sangat bersyukur karena fitur tersebut membantunya menghemat waktu saat berobat, serta mengapresiasi inovasi BPJS Kesehatan yang terus menghadirkan layanan kesehatan yang praktis, cepat, dan mudah diakses melalui perangkat genggam.
“Sangat bersyukur dengan adanya fitur antrean online apalagi proses pendaftarannya sangat mudah hanya dengan mengunduh Aplikasi Mobile JKN kemudian login langsung menampilkan berbagai menu yang dapat diakses salah satunya termasuk fitur antrean online. Sebelum tahu manfaat dari Aplikasi Mobile JKN saya selalu datang dari pagi biar bisa ambil nomor antrean awal, sekarang lewat aplikasi ini bisa ambil nomor antrean dari rumah sehingga dapat mengatur waktu datang tanpa harus menunggu lama dari pagi di rumah sakit,” ucap Afidah, Jumat (13/7).
Afida menceritakan bahwa ia mendampingi neneknya menjalani kontrol ke Poli Jantung di RSUD Bangil setelah sebelumnya didiagnosis mengalami gangguan jantung. Untuk mempercepat proses pelayanan, ia menggunakan fitur antrean online di Aplikasi Mobile JKN. Dirinya juga merasa sangat terbantu karena seluruh anggota keluarganya telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga proses pemeriksaan dan kontrol kesehatan sang nenek sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Setiap kali saya mendampingi nenek kontrol ke RSUD Bangil, saya selalu pakai fitur antrean online di Aplikasi Mobile JKN. Jadi sebelumnya saya pilih jadwal kunjungan lewat aplikasi terlebih dahulu. Nanti sesudah sampai di rumah sakit, hanya dengan menunjukkan bukti antrean dari aplikasi di loket, tidak perlu lagi antre yang panjang lalu petugas langsung verifikasi dan mengarahkan ke ruang tunggu yang telah disiapkan,” tambah Afidah.
Afidah juga menambahkan bahwa kondisi sekarang sudah terdapat banyak perbedaan dengan zaman dahulu. Saat ini, pengobatan dan pelayanannya jauh lebih mudah karena semuanya sudah dilakukan secara online dan tidak menyulitkan, ditambah lagi pelayanannya lebih cepat, ramah, serta tidak ada perlakuan diskriminatif antar peserta.
“Semuanya tertib dan mengikuti antrean dengan baik, bahkan untuk obat-obatan semuanya langsung diberikan oleh bagian farmasi RSUD Bangil tempat nenek saya kontrol. BPJS Kesehatan menanggung seluruh biaya pelayanan, sehingga kami tidak perlu membayar sepeser pun benar-benar gratis dan sangat meringankan,” ujar Afidah.
Afidah juga menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat mengetahui dan dapat menggunakan fitur antrean online yang tersedia di Aplikasi Mobile JKN. Dirinya menambahkan bahwa masih cukup banyak orang yang disekelilingnya yang belum menyadari bahwa kini berobat ke Rumah Sakit bisa dikakukan dengan cara yang efisien tanpa harus mengantre lama dan pemanfaatan teknologi semacam ini perlu terus dikenalkan secara luas agar semakin banyak peserta JKN yang dapat merasakan manfaatnya.
“Layanan antrean online pada Aplikasi Mobile JKN merupakan bentuk langkah yang sangat baik BPJS Kesehatan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan secara lebih tertib dan efisien. Saya berharap fitur ini terus dikembangkan dan diperluas agar semakin banyak peserta JKN yang merasakan kemudahan yang serupa, karena layanan digital seperti ini akan membuat peserta merasa dihargai dan dilayani dengan baik,” jelas Afidah.
Laporan: rn/al/red
Editor: Budi Santoso


