JATIMSURABAYA

Truk Bermuatan Mixes Iron Kandas Sampai As Mesin Patah Saat Naik ke Kapal Haida

Tampak truk besar kandas di tengah ramdoor kapal Haida pada Jumat malam (tadi malam). /Foto: Ak/BN

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com –  Kandasnya truk besar bermuatan logistik dan sembako ketika menaiki ramdoor kapal Roll On Roll Off (Roro) Haida jurusan Surabaya – Banjarmasin acapkali terjadi disebabkan tingginya ramdoor pintu kapal tersebut dan beban muatan truk yang berat dengan truk yang tak terawat.

Wartawan BIDIK Nasional pada Jumat malam (1/8/2025) melakukan pantauan terhadap mobilisasi truk-truk bermuatan dan kapal Roro jurusan Surabaya – Banjarmasin kebetulan kapal Haida bersamaan sandar dengan kapal JAMBO XI tujuan Surabaya – Lembar, Lombok yang terlihat kosong melompong dari muatan hingga pukul 24.00 WIB di dermaga Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak.

Dalam pantauan tersebut media ini menemukan kejadian kandasnya truk besar penuh muatan di tengah-tengah ramdor kapal Haida yang nanjak/tinggi hingga menjadi sorotan puluhan sopir lainnya karena truk mereka juga mengalami hambatan masuk ke Haida.

“Truk saya masuk terminal Jamrud Utara ini pada jam 16.00 WIB, hingga jam 22 ini belum juga bisa naik kapal Haida”, kata Dede,52, yang truknya memuat kasur dari Bandung dengan nada mengeluh.

Pria jangkung itu mengaku baru ini truknya naik kapal Haida, lantas mengalami antrean lama di dermaga. “Saya sering naik kapal DLU Surabaya – Banjarmasin pulang pergi. Karena tidak dapat tiket saya naik Haida ini. Kapal DLU cepat naiknya karena ramdoornya rata, tidak pernah ada hambatan”, akui Dede.

Petugas polisi yang ditugaskan mengawasi kendaraan naik ke kapal Haida mengatakan, ada keterlambatan naiknya truk-truk ke kapal disebabkan ada dua kejadian, di dalam kapal ada truk yang mau keluar mengalami kerusakan sampai menghambati pemuatan dan 1 truk besar mengalami putus as mesinnya saat menaiki ramdoor Haida, kemudian didaratkan kembali dengan susah.

Polisi tersebut menduga, kerusakan yang dialami truk itu akibat naiknya dipaksakan sedangkan kondisi truknya sudah tak kuat memuat barang-barang berat. “Memang ramdoornya Haida cukup tinggi, di saat air pasang surut sama saja, tapi banyak yang berhasil naik”, ungkap polisi tersebut seraya sibuk mengatur arus truk lain yang akan naik ke kapal.

Sementara itu, terlihat kapal Jambo XI jurusan Surabaya – Lombok menunggu kedatangan muatan baik kendaraan maupun penumpang orang hingga pukul 24.00 WIB tak kunjung naik ke kapal itu.

Padahal sebelumnya beberapa kali diinformasikan oleh petugas penerangan terminal penumpang GSN di Jamrud Utara untuk segera melakukan pengecekan tiket kemudian para penumpang menuju pintu 1 keberangkatan, namun satu pun penumpang tak terlihat yang berurusan dengan tiket, meskipun petugas umumkan berkali-kali sejak pukul 20-an.

Seorang petugas KPLP dari Kesyahbandaran Tanjung Perak yang berjaga di Jamrud juga mengakui, bahwa penumpang kapal Jambo XI kosong. “Kendaraan dan penumpang orang tidak kelihatan sampai jam segini (24.00)”, ujar petugas KPLP itu di pos jaga Jamrud Utara.

Laporan: Akariem

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button