
Gala Premiere Film Jangan Buang Ibu, di Surabaya. (Ist)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Kehadiran Montiss Tissue sebagai pendukung utama film Jangan Buang Ibu menjadi lebih dari sekadar kolaborasi bisnis. Bagi PT Sun Paper Source, keterlibatan tersebut merupakan panggilan nurani untuk menyampaikan pesan moral yang mendalam kepada masyarakat.
Melalui film ini, Montiss ingin mengingatkan pentingnya menjaga, menghormati, dan meluangkan waktu bersama orang tua sebelum kesempatan itu berlalu. Pesan tersebut dinilai relevan di tengah kesibukan kehidupan modern yang kerap membuat hubungan keluarga terabaikan.
Film drama keluarga produksi Leo Pictures ini telah mendapat sambutan hangat dari penonton di berbagai kota besar seperti Jambi, Padang, Jakarta, dan Surabaya. Antusiasme tersebut akan berlanjut ke sejumlah kota lainnya, termasuk Malang, Bogor, dan Makassar.
Film Jangan Buang Ibu dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. Momentum liburan sekolah dinilai menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan tontonan yang sarat makna bagi keluarga.
COO PT Sun Paper Source, William Yaury, mengatakan kolaborasi ini lahir dari ketulusan dan kepedulian terhadap nilai-nilai keluarga. Menurutnya, film tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak membiarkan kesibukan menghalangi perhatian kepada orang tua.
“Film ini bukan sekadar karya sinema, tetapi juga cermin bagi setiap anak untuk merenungkan kembali seberapa banyak waktu yang telah mereka luangkan bersama orang tua,” ujar William, saat ditemui dalam konferensi pers film Jangan Buang Ibu di Higa Café, Kamis (18/6).
William menilai film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu itu berhasil menggambarkan perjuangan seorang ibu yang membesarkan anak-anaknya hingga sukses, namun harus menghadapi kenyataan pahit di masa tuanya.
Menurutnya, kedekatan Montiss dengan kehidupan keluarga membuat perusahaan memahami bahwa kehangatan rumah tangga selalu berawal dari rasa saling menghargai. Sosok ibu, kata dia, merupakan jantung dari sebuah keluarga.
Dalam rangkaian Gala Premiere di Surabaya, sejumlah pemain film seperti Nirina Zubir, Jarred Ali, Saputra Kori, Fadly Faizal, dan Diana M Putri turut berbagi pengalaman serta kesan mendalam mengenai film tersebut.
Sebagai pendukung utama, Montiss Tissue berkomitmen menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap karya-karya yang membawa pesan positif bagi masyarakat.
“Kami ingin terus menggemakan pesan agar setiap anak kembali pulang, mendengarkan, dan memberikan perhatian penuh kepada orang tua mereka. Ini adalah investasi emosional untuk membangun generasi yang lebih berempati dan berbudi pekerti,” kata William.

Senada dengan itu, pemeran karakter Ristiana, Nirina Zubir, mengaku memiliki refleksi mendalam setelah terlibat dalam film tersebut. Ia menilai hubungan keluarga merupakan perjuangan paling mendasar yang sering kali terlupakan.
“Selagi kita masih diberi napas dan kesempatan, ada begitu banyak hal baik yang bisa diperjuangkan. Namun hubungan keluarga adalah perjuangan yang paling penting. Semoga film ini menjadi pengingat untuk terus merawat tali kasih dalam keluarga,” ungkap Nirina.
Sementara itu, Produser Jangan Buang Ibu sekaligus pemilik Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan film tersebut dirancang agar terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Menurut Agung, penonton tidak hanya diajak menyaksikan sebuah cerita, tetapi juga merasakan pengalaman emosional yang mungkin pernah terjadi dalam kehidupan mereka sendiri. Karena itu, ia mengajak masyarakat menonton bersama keluarga.
“Kami ingin setiap orang merasa bahwa ini adalah potongan kisah hidup mereka. Mari jadikan momen menonton film ini sebagai kesempatan untuk saling merangkul dan memahami arti kehadiran satu sama lain,” tuturnya.
Film ini dibintangi sejumlah aktor ternama seperti Nirina Zubir, Amanda Manopo, Dwi Sasono, Refal Hady, Saputra Kori, hingga aktor cilik Jarred Ali.
Penampilan Nirina yang memerankan sosok ibu dalam tiga fase usia berbeda menjadi salah satu kekuatan utama film yang diyakini mampu menguras emosi penonton.
Sebagai pendamping keluarga Indonesia, Montiss Tissue hadir dengan produk berbahan virgin pulp yang lembut, bebas bahan pemutih, telah lolos uji dermatologi, serta bersertifikat halal.
Dedikasi terhadap kualitas tersebut mengantarkan Montiss meraih penghargaan Superbrand 2024 dan memperkuat posisinya sebagai merek yang dipercaya masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Teddy Syah


