JATIMSURABAYA

Gandeng IGI BPBD Jatim Kembali Gelar ToF SPAB 2026 

Para peserta ToF SPAB 2026 saat mendapatkan materi pelajaran kebencanaan dari petugas BPBD Jatim (foto: dji)

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Selama dua hari berturut-turut mulai Senin-Selasa (6-7/7/2026), BPBD Jatim kembali menggelar Training of Facilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (TOF SPAB) untuk perwakilan guru SMA sederajat di The Southern Hotel, Surabaya.

Kegiatan hasil kolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jatim, Kanwil Kemenag Jatim dan Dinas Pendidikan Jatim ini merupakan lanjutan dari TOF SPAB yang dilaksanakan secara daring pada 22-23 Juni 2026 lalu.

Sebanyak 50 orang guru SMA/SMK/MA perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jatim mengikuti kegiatan yang dibuka Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Sekretaris BPBD Jatim Andhika N. Sudigda, Kabid PK Deni Kiki Melia Tamara, Kabid RR Dhani Aribowo, TA BPBD Jatim Bige Agus Wahjuono, Tenaga Ahli Seknas SPAB Kemendikdasmen RI Jamjam Muzakki dan Ketua IGI Jatim, Sukari.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dalam sambutannya menegaskan pentingnya TOF SPAB ini dalam percepatan ketangguhan sekolah di Jatim.

Sebab, saat ini masih banyak sekolah yang memiliki kerawanan tinggi bencana namun belum mendapat pelatihan SPAB.

Diungkapkan, dari jumlah 4.088 SMA sederajat di Jatim, sebanyak 3.645 (89,2%) sekolah masuk dalam kategori rawan bencana tinggi. Sementara, hanya dua persennya atau sekitar 95 sekolah yang sudah mendapat pelatihan SPAB.

Diharapkan, dengan pelaksaan TOF SPAB ini percepatan ketangguhan sekolah bisa dilakukan melalui peningkatan kapasitas guru sekolah, yang nantinya bisa diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Ketua IGI Jatim Sukari pun menyampaikan terimakasih kepada BPBD Jatim atas kolaborasinya dalam pelaksanaan kegiatan TOF SPAB secara rutin setiap tahun.

Pelibatan guru dalam peningkatan kapasitas kebencanaan melalui TOF SPAB ini, baginya, sangat penting. Karena guru adalah ujung tombak dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

“Dengan bekal materi kebencanaan yang diberikan, saya yakin ini akan turut mewujudkan percepatan ketangguhan sekolah yang tujuan akhirnya akan menciptakan kondisi satuan pendidikan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Adapun berbagai materi yang diberikan dalam kegiatan TOF SPAB ini, di antaranya, peta jalan dan kebijakan kerangka kerja SPAB, Kajian Risiko Bencana Partisipatif (KRBP) & Tim Siaga Sekolah, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan simulasi bencana.

Pada hari kedua pelaksanaan TOF SPAB ini, para peserta juga melakukan kunjungan ke Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim.

Selain mengunjungi berbagai fasilitas pembelajaran kebencanaan, di area ini, para peserta juga diajak merancang agenda tindak lanjut dari pelaksanaan TOF SPAB ini. (dji)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button