BOJONEGOROJATIM

JKN Aktif Jadi Penopang Ketenangan Keluarga, Bambang Ajak Pekerja Lindungi Orang Tercinta

Bambang Sudhu Wiranto peserta JKN melalui segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). (ist)

BOJONEGORO, BIDIKNASIONAL.com – Bagi Bambang Sudhu Wiranto (51), kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan sejak dini. Pria yang bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang ketenagalistrikan di Kabupaten Bojonegoro ini menyadari bahwa risiko sakit dapat datang kapan saja tanpa diduga. Karena itu, ia memastikan dirinya dan seluruh anggota keluarganya telah terlindungi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bambang menuturkan bahwa dirinya telah lama bekerja di perusahaan tersebut. Sejak menjadi karyawan, ia juga telah terdaftar sebagai peserta JKN melalui segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Tidak hanya dirinya, istri dan kedua anak perempuannya juga telah didaftarkan sebagai peserta JKN. Artinya seluruh anggota keluarganya telah memperoleh perlindungan kesehatan yang sama.

Menurut Bambang, proses pendaftaran JKN yang tergolong sangat mudah dan tidak menyulitkan pekerja. Seluruh administrasi kepesertaan dilakukan secara kolektif oleh bagian Human Resources Development (HRD) perusahaan tempatnya bekerja. Dengan mekanisme tersebut, pekerja tidak perlu mengurus pendaftaran secara mandiri karena perusahaan turut membantu memastikan seluruh karyawan beserta keluarganya dapat segera terdaftar.

“Alhamdulillah saya tidak mengalami kendala saat mendaftar. Semua proses dibantu oleh bagian HRD perusahaan. Kami hanya melengkapi dokumen yang diperlukan, lalu pihak perusahaan yang mengurus proses pendaftaran ke Program JKN,” ujarnya, Jumat (10/07).

Sebagai peserta JKN segmen PPU, Bambang memahami bahwa iuran program dibayarkan secara gotong royong antara pekerja dan pemberi kerja. Dari total iuran sebesar lima persen, sebanyak empat persen ditanggung oleh perusahaan sebagai pemberi kerja, sedangkan satu persen dipotong dari penghasilan pekerja setiap bulan. Skema tersebut dinilainya sangat membantu karena pekerja tetap memperoleh perlindungan kesehatan yang komprehensif tanpa harus menanggung seluruh biaya iuran secara mandiri.

“Menurut saya, iuran tersebut tidak hanya memberikan perlindungan sebagai pekerja, tetapi juga mencakup anggota keluarga inti. Dalam ketentuan yang berlaku, kepesertaan JKN segmen PPU dapat menanggung pekerja, suami atau istri, serta maksimal tiga orang anak. Dengan demikian, kami sekeluarga dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang sama saat membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” ujar pria asli Surabaya ini.

Bambang juga mengetahui bahwa apabila terdapat anggota keluarga tambahan yang ingin didaftarkan, prosesnya dapat dilakukan melalui HRD atau penanggung jawab administrasi kepesertaan JKN di lingkungan perusahaan. Menurutnya, kemudahan tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memudahkan pekerja dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada keluarga.

“Sebagai kepala keluarga, saya merasa lebih tenang karena memiliki jaminan kesehatan yang dapat diandalkan. Saya juga tidak perlu lagi terlalu khawatir mengenai biaya pelayanan kesehatan ketika saya ataupun anggota keluarga membutuhkan pengobatan. Menurut saya, kehadiran Program JKN menjadi bentuk perlindungan nyata yang memberikan rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Di akhir perbincangan, Bambang mengajak masyarakat, khususnya para pekerja, untuk memastikan seluruh anggota keluarga telah terdaftar dan memiliki status kepesertaan JKN yang aktif. Menurutnya, perlindungan kesehatan merupakan kebutuhan penting yang tidak boleh diabaikan.

“Pastikan seluruh keluarga terlindungi jaminan kesehatan dengan menjadi peserta JKN aktif. Kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan kepesertaan yang aktif, layanan kesehatan bisa diakses kapan saja saat diperlukan. Program JKN bukan sekadar kewajiban sebagai pekerja, melainkan investasi perlindungan kesehatan bagi keluarga. Dengan kepesertaan yang aktif dan terjamin, saya pun dapat bekerja dengan lebih tenang. Bagi saya, kesehatan,” pesannya. (ru/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button