H. Rejikinoor: Kesehatan Prima dan Pendidikan Berkualitas Jadi Kunci Transformasi Mura 25 Tahun Mendatang

Ketua Komisi I DPRD Mura, H. Rejikinoor, S.Sos. (efn)
PURUK CAHU, BIDIKNASIONAL.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan yang prima dan pendidikan yang berkualitas harus menjadi prioritas utama dalam mewujudkan transformasi pembangunan Bumi Tana Malai Tolung Lingu selama 25 tahun ke depan, Senin, 20/07/2026.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah di masa depan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan lebih memfokuskan kebijakan pada sektor kesehatan dan pendidikan, bukan hanya pada program-program yang bersifat seremonial.
Kesehatan yang prima dan pendidikan yang berkualitas adalah dua pilar utama peradaban. Jika keduanya kita kuatkan secara bersamaan, maka wajah Murung Raya 25 tahun mendatang akan berubah secara fundamental. “Daya saing daerah kita ditentukan oleh kualitas SDM yang kita bangun hari ini,” ujar H. Rejikinoor.
Pemerataan Layanan Kesehatan Hingga Pelosok
H. Rejikinoor menilai pemerataan akses pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian utama pemerintah. Selain meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas dan RSUD sesuai standar nasional, ia juga mendorong penyediaan sarana transportasi kesehatan di setiap desa.
Menurutnya, keberadaan ambulans desa atau kendaraan siaga sangat penting untuk mempercepat proses rujukan pasien, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
“Negara tidak boleh absen. Masyarakat tidak boleh lagi menempuh perjalanan berjam-jam bahkan berhari-hari hanya karena tidak tersedia kendaraan untuk membawa pasien ke rumah sakit. Setiap desa perlu memiliki inventaris transportasi kesehatan sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Selain pelayanan kuratif, ia juga menekankan pentingnya memperkuat upaya promotif dan preventif melalui optimalisasi Posyandu, edukasi kesehatan masyarakat, serta deteksi dini penyakit guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menekan beban pembiayaan kesehatan di masa mendatang.
Akses Pendidikan Harus Merata
Di bidang pendidikan, Ketua Komisi I DPRD itu menegaskan bahwa pemerataan kualitas pendidikan lebih penting daripada sekadar menambah jumlah sekolah.
Peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan serta pemerataan distribusi guru di seluruh wilayah menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan.
Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan akses transportasi bagi peserta didik, khususnya bagi anak-anak yang harus menempuh perjalanan dari desa menuju sekolah di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
Akses transportasi merupakan bagian dari hak memperoleh pendidikan. Jangan sampai jarak dan biaya menjadi alasan anak-anak kita putus sekolah. Pemerintah harus memastikan mereka memiliki sarana transportasi yang aman, layak, dan terjangkau,” katanya.
Selain itu, H. Rejikinoor mendorong pemenuhan sarana pendukung pendidikan seperti jaringan internet, laboratorium, perpustakaan, serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal agar generasi muda Murung Raya mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan identitas budayanya.
“Pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai ketertinggalan. Anak-anak Murung Raya harus dipersiapkan menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan daerah di masa depan,” tambahnya
Komitmen DPRD Mengawal Anggaran
Sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan alokasi anggaran di sektor kesehatan dan pendidikan agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (efn)



