JATIMPASURUAN

Jawab Pertanyaan Masyarakat Secara Bertanggung Jawab, DLH Kab Pasuruan Buka Data

BUKA DATA: Mohammad Nur Kholis, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan (Foto: dok. Toddy Pras H)

PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjalankan pengawasan pengelolaan keuangan. Penghargaan positif tersebut dibuktikan dengan membuka data anggaran pendapat belanja.

“Kami sangat mengapresiasi dan menghargai partisipasi aktif masyarakat mengawasi pengelolaan keuangan daerah, dan berkomitmen memberikan informasi berdasarkan data yang akurat, tepat dan bertanggungfjawab sebagai bentuk transparansi pengelolaan anggaran,” kata Mohammad Nur Kholis, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, di ruang kerjanya kepada wartawan, Jum’at (31/7/2026).

Seraya menyerahkan salinan data pendapatan dan belanja Dinas Lingkungan Hidup tahun anggaran 2026, pascasarjana Universitas Brawijaya jenjang tertinggi yang maraih gelar Doktor tersebut menerangkan, bahwa anggaran pendapatan dan belanja instansi yang di pimpinnya terdiri dari

PENDAPATAN.

  1. Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan 1.725.893.900 dengan Realisasi 994.381.352 atau 57,62% 
  2. Retribusi Pemakaian Laboratorium 581.831.806 dengan Realisasi 309.106.225 atau 53,13% 

BELANJA OPERASI.

  1. Belanja Pegawai 21.715.135.315 Realisasi 11.402.640.781 atau 52,51%
  2. Belanja Pengadaan Barang dan Jasa 11.604.152.808 Realisasi 4.800.341.267 atau 41,36%

BELANJA MODAL.

  1. Belanja Modal Peralatan dan Mesin 222.655.000 Realisasi 184.431.997 atau 82.83%

Sosok yang di kenal humble dengan karakter kepemimpinan melayani tersebut perpendapat setiap pengaduan yang diterimanya menjadi alarm dan tolak ukur kualitas pelayanan publik. Oleh sebab itu, Moh. Nur Kholis berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menyediakan akses informasi, membuka ruang diskusi bagi masyarakat untuk dapat menyampaikan masukan, saran dan kritik yang konstruktif.

Putra daerah kelahiran 6 Mei 1980  yang mengawali karier dari bawah sebagai staf BKD 23 tahun silam tersebut berharap melalui forum wawancara yang diinisiasi wartawan bidiknasional.com (network) dapat menjadi saluran informasi yang tepat bagi masyarakat untuk mengetahui pengelolaan anggaran.

Penulis. Toddy Pras H

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button