
MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Bagi banyak orang, rumah sakit bukan sekadar tempat menjalani pengobatan. Di balik setiap ruang perawatan, tersimpan perjuangan, harapan, dan semangat untuk kembali sehat. Di sanalah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menghadirkan makna, memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa dibayangi kekhawatiran akan biaya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, mengatakan bahwa selama 58 tahun perjalanan BPJS Kesehatan, kolaborasi dengan rumah sakit menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi peserta JKN.
“Rumah sakit merupakan mitra strategis BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. Berbagai penguatan sistem, integrasi layanan, hingga penyederhanaan proses administrasi terus kami lakukan bersama agar peserta memperoleh pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Sinergi inilah yang membuat Program JKN terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ita.
Direktur RSUD dr. Soedono Madiun, dr. Ananda Haris, Sp.BS., M.A.R.S., mengungkapkan bahwa setiap pasien yang datang membawa cerita dan harapan untuk kembali sehat. Menurutnya, sejak hadirnya Program JKN, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Di balik setiap layanan yang kami berikan, selalu ada harapan untuk menghadirkan kesehatan bagi masyarakat. Program JKN telah membuka akses pelayanan kesehatan yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang dibutuhkan tanpa ragu untuk berobat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR. Ia menilai berbagai penyempurnaan yang dilakukan BPJS Kesehatan turut mendukung peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami menjadi amanah untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik. Bersama BPJS Kesehatan, kami terus membangun budaya pelayanan yang ramah, profesional, dan tanpa membedakan status setiap pasien, karena setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soeroto Ngawi, dr. Agus Priyambodo, menyampaikan bahwa Program JKN memberikan dampak yang sangat besar bagi pasien dengan penyakit katastropik yang membutuhkan pengobatan berkelanjutan.
“Kami menyaksikan bagaimana Program JKN menjadi penopang bagi pasien dengan penyakit katastropik yang membutuhkan terapi jangka panjang. Kepastian layanan yang diberikan membuat mereka dapat terus menjalani pengobatan dengan lebih tenang dan fokus untuk sembuh,” ungkapnya.
Bagi BPJS Kesehatan, setiap keberhasilan pelayanan bukan hanya diukur dari banyaknya peserta yang terlayani, tetapi juga dari tumbuhnya harapan di setiap ruang perawatan. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat bersama rumah sakit, BPJS Kesehatan berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, sehingga rumah sakit tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga tempat harapan untuk kembali tumbuh bagi setiap peserta JKN. (bp/tk/red)



