
LUMAJANG, BIDIKNASIONAL.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sukses merampungkan proyek infrastruktur berupa pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Dusun Krajan.
Pembangunan fasilitas umum sepanjang 400 meter tersebut dibiayai penuh menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp110.000.000.
Infrastruktur fisik yang ditargetkan rampung pada periode Juli hingga Agustus 2026 ini kini telah selesai pengerjaannya secara total.
Langkah taktis Pemdes Besuk tersebut diambil sebagai upaya konkret dalam membenahi sistem tata kelola lingkungan yang selama ini dinilai belum berjalan secara optimal di wilayah pemukiman warga setempat.
Selain berfungsi sebagai penahan struktur tanah agar tidak longsor, TPT ini juga diproyeksikan untuk mengoptimalkan sistem irigasi persawahan. Keberadaan tanggul beton ini membuat jalur distribusi air ke lahan-lahan pertanian milik warga kini menjadi jauh lebih bersih, terarah, dan terjaga debitnya saat musim tanam tiba.
Proyek ini pun masuk ke dalam daftar program strategis tingkat desa guna mendongkrak produktivitas sektor pertanian di Dusun Krajan.
Kepala Desa (Kades) Besuk, Supatno, saat ditemui di ruang kerjanya mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik TPT pada sisi kanan dan kiri akses jalan di Dusun Krajan tersebut kini sudah mencapai progres 100 persen.
Ia memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek infrastruktur ini telah melewati mekanisme, prosedur dinas, serta regulasi hukum yang berlaku.
“Program Tanggul Penahan Tanah (TPT) melalui anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2026 ini merupakan bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah desa dengan warga. Kami ingin masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari realisasi anggaran negara ini,” ujar Supatno kepada awak media.
Guna memenuhi asas keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas anggaran, Pemdes Besuk juga telah memasang papan nama proyek di lokasi pembangunan sejak awal pengerjaan.
Supatno menambahkan bahwa pihaknya sangat menjaga kualitas baku material bangunan agar infrastruktur tersebut memiliki usia pakai yang panjang.
Di akhir penjelasannya, pihak Pemdes Besuk berharap pembangunan fasilitas publik ini dapat memicu kembali semangat swadaya dan gotong royong warga.
Masyarakat diimbau untuk aktif mengambil peran dalam merawat, menjaga, serta memelihara kebersihan lingkungan di sekitar area tanggul secara mandiri demi kepentingan bersama. (SON)


