GRESIKJATIM

Pastikan 3 Hal Penting Ini Sebelum Berobat Pakai BPJS Kesehatan

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Terdapat tiga hal penting yang harus peserta JKN ketahui sebelum berobat. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menyebut yang pertama peserta harus memastikan status kepesertaannya aktif.

“Peserta bisa mengecek status kepesertaan melalui Aplikasi Mobile JKN atau Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa) di nomor 0811 8 165 165. Bagi peserta mandiri, pastikan untuk membayar iuran tepat waktu sebelum tanggal 10 setiap bulannya agar terjaga keaktifannya. Atau lebih baik lagi, peserta bisa memanfaatkan layanan autodebit sehingga pembayarannya sudah otomatis terpotong dari saldo rekening bank yang didaftarkan,” sebut Janoe, Kamis (13/08).

Kedua, Janoe menghimbau peserta untuk mengikuti prosedur alur layanan yang berlaku.

Peserta dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar terlebih dahulu.

“Dalam situasi gawat darurat, baru peserta dapat mengakses langsung Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat tanpa perlu surat rujukan. Baik yang telah bekerja sama maupun yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kondisi gawat darurat ini mencakup keadaan yang berisiko tinggi terhadap nyawa pasien, seperti gangguan pada jalan napas, pernapasan, sirkulasi, penurunan kesadaran, dan kondisi medis lainnya yang serupa sesuai yang tertuang dalam Peraturan Presiden 82 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Kesehatan 47 Tahun 2018,” tutur Janoe.

Janoe melanjutkan yang ketiga, dalam mengakses pelayanan kesehatan peserta memastikan dapat menjalani prosesnya dengan sabar. Hal ini mengingat begitu banyak orang yang memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk berobat.

“Setiap harinya, ada lebih dari 1,99 juta pemanfaatan JKN. Jika mengalami kendala saat berobat di rumah sakit, peserta bisa menghubungi Petugas BPJS SATU dan PIPP RS. Nama maupun nomor telepon petugasnya sudah tercantum di poster yang diletakkan di beberapa titik di rumah sakit,” ujarnya.

Termasuk Ayu (30), salah satu peserta dari Kabupaten Gresik yang sangat bergantung kepada JKN untu k pembiayaan perawatan kesehatannya. Ia mengatakan manfaat JKN paling terasa saat dirinya merantau untuk menempuh pendidikan kuliah.

“Untuk anak kuliah kan uang sakunya terbatas, jadi untuk biaya berobat sangat terbantu dengan saya menjadi peserta JKN. Program ini sangat mulia karena meringankan beban ekonomi saya,” kesan Ayu.

Sebagai generasi milenial, Ayu juga mengapresiasi layanan digital BPJS Kesehatan. Menurutnya, dengan adanya pendaftaran layanan online dapat menghemat waktu.

“Saya senang dengan adanya Aplikasi Mobile JKN. Jika kita butuh berobat, daftarnya lewat handphone aja. Bisa kapan saja dan dimana saja. Sangat praktis, cepat dan mudah. Semoga BPJS Kesehatan terus bisa meningkatkan pelayanan sehingga semakin banyak peserta yang terbantu,” tutupnya. (bp/qa/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button